Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Seirama Hadapi Korona

13/3/2020 05:05

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa wabah virus korona baru (covid-19) sebagai pandemi. Disebut pandemi karena covid-19 telah menyebar secara global di seluruh dunia, dengan cepat di antara banyak orang dan dalam jumlah lebih banyak daripada situasi normal.

Pengumuman WHO ini sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah semua negara untuk meningkatkan kesigapan dan kesiapsiagaan guna mencegah ataupun menangani wabah. Tak terkecuali bagi Indonesia, yang sudah memiliki pasien positif covid-19 mencapai 34 orang dengan 1 orang meninggal dunia.

Mau tidak mau, pemerintah harus melakukan upaya ekstra dalam skala masif mengampanyekan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran virus ini. Tantangannya berat, bagaimana pemerintah dapat menggerakkan kesadaran komunal masyarakat.

Pemerintah sejatinya telah menerbitkan lima protokol pencegahan covid-19, yaitu protokol kesehatan, protokol komunikasi, protokol pengawasan perbatasan, protokol area institusi pendidikan, dan protokol area serta transportasi publik. Protokol tersebut dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan.

Agar protokol dapat segera masif diterima publik, para pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat maupun daerah, harus seirama dalam menyampaikan informasi. Sulit bagi masyarakat untuk menerimanya ketika kanal informasi masih terpecah-pecah dan sporadis yang menimbulkan kesimpangsiuran.

Ketiadaan sinergi dan keselarasan informasi justru membuat publik makin panik. Padahal yang dibutuhkan dalam menghadapi wabah seperti ini ialah ketenangan dan kewaspadaan. Tak perlu lagi ada kanal-kanal informasi covid-19 yang tidak utuh dan tidak sinkron antarinstansi.

Jika protokol dilaksanakan secara konsisten, tak perlu terjadi polemik informasi data antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta. Boleh-boleh saja pemprov membuat situs asalkan data yang disampaikan tidak berbeda dengan data yang tertera di website resmi pemerintah pusat.

Begitu pula dengan kesengkarutan koordinasi antara pusat dan daerah terkait kondisi pasien kasus 25 yang meninggal dunia. Eloknya, pusat dan daerah tidak saling menyalahkan andai protokol dilaksanakan.

Mestinya komunikasi publik pemerintah dan jajarannya ialah menyampaikan informasi protokol ini dengan cepat, mudah, dan menjangkau wilayah terdampak. Kewajiban itu bagian dari tugas pemerintah atau badan publik menyampaikan informasi dalam kejadian yang mengancam hajat hidup dan kepentingan orang banyak.

Persoalan yang tidak boleh dilupakan pemerintah ialah meningkatkan partisipasi masyarakat. Diseminasi informasi yang baik dan optimal akan membangun kesadaran kolektif masyarakat sehingga turut membantu menurunkan risiko penyebaran virus.

Masyarakat yang terinformasi dan teredukasi tidak mudah dilanda kepanikan. Kepanikan hanya akan memperburuk situasi. Publik juga dapat menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan menghadapi ancaman korona. Apalagi partisipasi publik sangat dibutuhkan karena tugas pemerintah sangat berat dalam menghadapi dampak korona. Tidak hanya soal kesehatan, serangan korona juga berdampak pada sektor ekonomi.

Secara umum pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bisa melorot. Sektor pariwisata dan perdagangan mengalami gangguan signifikan. Bahkan, hari ini, psikologi negatif juga menghampiri pasar saham dalam negeri, IHSG anjlok 5,01% sehingga membuat perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dihentikan sementara (trading halt) sebelum perdagangan berakhir.

Karena itulah, pemerintah dan rakyat sebagai komponen negara tidak boleh terpecah-pecah menghadapi wabah ini. Pemerintah dan rakyat tentu ingin Indonesia selamat, bukan tamat.



Berita Lainnya
  • Alarm Pengelolaan Sampah

    05/2/2026 05:00

    BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.

  • Jaga Regenerasi Bulu Tangkis Kita

    04/2/2026 05:00

    SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.

  • Meneruskan Ambang Batas Parlemen

    03/2/2026 05:00

    KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.

  • Tindak Aksi Kemplang Pajak

    02/2/2026 05:00

    DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.

  • Benahi Bursa Efek Indonesia

    31/1/2026 05:00

    KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.

  • Jangan Ulangi Kasus Hogi

    30/1/2026 05:00

    DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

  • Memangkas BBM Subsidi Berbasis Keadilan

    29/1/2026 05:00

    PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.