Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Bukan Sembarang Menteri Muda

13/7/2019 05:00

USIA muda kerap diasosiasikan dengan semangat tinggi, energik, dinamis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang berubah cepat. Mereka juga agen perubahan yang kerap menjadi pendobrak kekolotan yang menghambat kemajuan bangsa.

Tidak mengherankan bila Presiden Joko Widodo menghendaki sosok-sosok usia muda untuk duduk di jajaran kabinet di periode kedua pemerintahannya. Menteri-menteri muda diyakininya mampu mengimbangi cara kerjanya yang cepat dan tidak terjebak pada rutinitas. Dalam definisi Jokowi, sosok tersebut ialah yang berusia di bawah 30 tahun hingga semuda 20 tahun.

Jokowi lantas menggariskan kriteria umum menteri yang ia butuhkan, yakni eksekutor, memiliki kemampuan manajerial yang kuat, serta profesional. Kita bisa artikan tidak sembarang usia muda yang dicari Jokowi. Ketiga faktor kriteria itu harus ada pada diri calon menteri.

Mungkinkah sosok muda memiliki kriteria tersebut? Usia muda biasanya masih minim pengalaman dan belum teruji. Ada pula yang meragukan anak-anak muda memiliki kekuatan mental untuk meruntuhkan kentalnya budaya paternalistik. Mereka bakal menghadapi jajaran eselon satu yang kerap didominasi usia tua dan sangat mungkin masih sangat birokratis.

Birokratis sejurus dengan rutinitas dan kekolotan. Bukan tidak mungkin menteri muda yang masuk dengan semangat tinggi, energik, serta kaya inovasi seakan membentur tembok karena kalah 'wibawa' dengan jajaran di bawahnya. Menteri-menteri muda seperti ini akan layu sebelum berkembang.

Dengan kata lain, tidak mudah menemukan sosok muda yang mumpuni. Akan tetapi, juga bukan tidak mungkin. Formasi menteri muda dalam kabinet bukan hal yang baru di tata pemerintahan global. Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum sukses menerapkan formasi seperti itu dengan usia menteri rata-rata 38 tahun. Menteri termuda berusia 22 tahun, perempuan sarjana ekonomi jebolan New York University Abu Dhabi bernama Shamma binti Souhail Faris al-Mazrui.

PM Malaysia Mahathir Mohammad pun tidak segan mendudukkan dua menteri muda. Keduanya ialah Yeo Bee Yin yang berusia 35 tahun sebagai menteri energi, teknologi, sains, perubahan iklim, dan lingkungan hidup; serta Syed Saddiq Syed Abdul Rahman yang berusia 25 tahun sebagai menteri pemuda dan olahraga.

Namun, sekali lagi tidak mudah mendapatkan sosok muda mumpuni yang memenuhi kriteria eksekutor, manajerial, dan profesional. Kita tidak ingin Presiden Jokowi terjebak pada stereotip sosok muda. Akibatnya, sembarang menempatkan. Pokoknya usianya muda.

Sifat energik, dinamis, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman yang berubah cepat juga bisa ditemukan di sosok usia matang. Terbukti, Jokowi dengan tepat menempatkan Susi Pudjiastuti menjadi menteri perikanan dan kelautan. Kapal-kapal pencuri ikan dilibas tanpa rasa takut. Sesuatu yang menteri terdahulu tidak mampu, atau mungkin tepatnya, enggan mengatasi.

Jokowi juga disokong Sri Mulyani yang piawai menjalankan tugas sebagai menteri keuangan. Ada pula Ignasius Jonan yang berhasil merealisasikan perpindahan kepemilikan PT Freeport Indonesia ke Tanah Air setelah sukses merombak PT KAI.

Sosok muda untuk menduduki posisi menteri sangat baik asalkan tidak dipaksakan dan benar-benar melalui pertimbangan yang objektif. Lebih dari itu, yang lebih penting ialah mengomposisi kabinet yang efisien dan efektif untuk mewujudkan visi dan misi digariskan.

 



Berita Lainnya
  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.