Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Rapat Umum Tetap Damai

23/3/2019 05:00

BESOK, Pemilu 2019 memasuki masa krusial, yakni tahapan masa kampanye rapat umum mulai 24 Maret hingga 13 April. Disebut krusial karena kampanye rapat umum melibatkan mobilisasi massa dalam jumlah besar sehingga rawan benturan.

Kampanye rapat umum itu untuk kepentingan pemenangan calon presiden sekaligus pemenangan partai politik. Karena itulah, untuk menghindari perjumpaan massa, Komisi Pemilihan Umum sudah membuat jadwal kampanye rapat umum berdasarkan zonasi wilayah.

Tim kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memulai kampanye di Zona B, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Zona A. Setiap zona wilayah terdiri atas 17 provinsi.

Rapat umum yang juga disebut sebagai kampanye terbuka itu ibarat babak final sebuah pertandingan. Semua kontestan berusaha sekuat tenaga untuk menarik dukungan pemilih yang belum bersikap atau undecided voters.

Kampanye terbuka menjadi penentu kemenangan setelah selisih elektabilitas dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden cenderung tidak beranjak naik. Sejumlah survei menyebut selisih elektabilitas 20% untuk keunggulan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Perebutan dukungan undecided voters menjadi perhatian tim sukses. Mereka pasti paham dengan teori spiral keheningan, orang yang belum menentukan pilihan digiring untuk memilih sesuai keinginan mayoritas. Undecided voters yang tak ingin mempunyai pilihan berbeda dengan pilihan mayoritas itulah yang akan terpengaruh dalam kampanye terbuka.

Boleh-boleh saja tim sukses, partai pendukung, dan relawan berusaha sekuat tenaga berebut dukungan undecided voters. Akan tetapi, upaya itu tetap mengedepankan etika dan mematuhi ketentuan perundangan sehingga tidak terjadi benturan. Apalagi, situasi kompetisi selama masa kampanye sejak September tahun lalu telah membuat polarisasi yang memanas dalam masyarakat.

Seluruh kontestan hendaknya kembali kepada filosofi kampanye sebagai bagian dari pendidikan politik masyarakat dan dilaksanakan secara bertanggung jawab. Karena itu, peserta pemilu harus menjadikan kampanye tebuka sebagai bentuk pendidikan politik sehingga fokusnya pada upaya meyakinkan pemilih dengan visi, misi, dan program yang ditawarkan. Bukan dengan menyebarkan fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian.

Sekecil apa pun pelanggaran selama kampanye terbuka harus diikuti dengan penindakan. Hukum pemilu mesti ditegakkan. Jangan sampai kampanye terbuka hanya disesaki praktik politik uang, intimidasi, dan kekerasan.

Esensi utama kampanya yakni memberikan literasi bagi calon pemilih sehingga bisa menentukan pilihan dengan rasional. Bukan kampanye yang sekadar menggunakan sisi emosional pemilih yang dikhawatirkan akan melahirkan fanatisme yang berpotensi konflik dalam pemilu. 

Elite politik harus ingat bahwa tujuan dari demokrasi tidak berhenti pada kegiatan elektoral semata, tetapi yang mampu menyelaraskan antara demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. Di satu sisi, kebebasan politik rakyat terjamin, di sisi lain rakyatnya hidup sejahtera.

Peserta pemilu hendaknya konsisten melaksakan pakta integritas yang mereka teken. Pakta integritas itu berisikan komitmen untuk mewujudkan pemilu damai. Mereka juga berkomitmen melaksanakan pemilu yang aman, damai, berintegritas, serta pemilu tanpa hoaks, tanpa politisasi SARA, dan tanpa politik uang.

Kampanye yang mendidik akan mendorong terwujudnya pemilu yang kondusif, pemilu yang jujur dan adil serta demokratis, sehingga pemimpin yang dihasilkan mampu berbuat yang terbaik bagi bangsa.
 



Berita Lainnya
  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.