Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Berbagai lembaga multilateral telah memberikan respon cepat untuk membantu negara-negara berkembang dan berpendapatan rendah menghadapi pandemi covid-19, namun bantuan belu memadai.
Serapan anggaran kesehatan dalam program PEN diketahui baru mencapai 4,68%. Padahal, pemerintah menyediakan anggaran sebesar Rp 87,5 triliun.
Akibat pandemi covid-19, pertumbuhan ekonomi sejumlah negara maju yang selama ini melaju kencang, diprediksi mengalami kontraksi.
Menurut Menkeu Sri Mulyani, tujuan penempatan uang negara di perbankan ialah mempercepat pemberian kredit khususnya kepada UMKM dan industri padat karya.
Berdasarkan penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada 16 Juni lalu di media, stimulus bidang kesehatan yang dianggarkan sekitar Rp 75 triliun baru terealisasi 1,54%.
Padahal, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 87,55 triliun untuk sektor kesehatan. Anggaran itu diperuntukkan menangani dampak pandemi covid-19.
Langkah ini bagian upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi covid-19.
Sri Mulyani juga memastikan penempatan dana pemerintah sebesar Rp 30 triliun di bank Himbara diawasi dengan ketat.
Sri Mulyani menambahkan, koreksi pertumbuhan ekonomi yang sangat tajam ini dapat menimbulkan dilema policy yang makin pelik
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, progres dari stimulus fiskal penanganan virus korona atau covid-19 dan PEN.
Menkeu menilai bahwa integrasi program ini akan membuat berbagai program bansos yang disalurkan Pemerintah akan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dia mengungkapkan banyak K/L meminta anggaraan untuk pengadaan barang dan proyek infrastruktur di suatu daerah. Namun, pemda setempat malah menolak ketika sudah direalisasikan.
Ini sangat jarang negara-negara di dunia punya mekanisme check and balance yang cukup seimbang seperti di Indonesia yang demokratis.
“Kami ingin menyampaikan ini sebagai ilustrasi bahwa seluruh lembaga-lembaga yang melakukan forecasting pun mereka menghadapi situasi uncertainty."
KONDISI pasar keuangan Indonesia hingga Juni 2020 masih dalam keadaan tertekan karena pandemi covid-19.
Dalam rapat dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Sri Mulyani menyebut pelemahan pasar keuangan terlihat dari keluarnya aliran modal asing, baik melalui saham maupun SUN.
Perubahan tersebut dilakukan karena kontribusi SPN 3 bulan tidak terlalu signifikan pada APBN dibanding SBN tenor 10 tahun.
Pandemi covid-19 menyebabkan pengeluaran belanja negara hampir menyentuh angka Rp700 triliun. Sementara itu, penerimaan pajak juga mengalami penurunan.
Per Mei 2020, Kementerian Keuangan mencatat penerimaan negara sebesar Rp 664,3 triliun. Capaian itu mengalami pertumbuhan negatif 9,0% dibandingkan periode Mei 2019.
Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) sebagai acuan dalam penyusunan RAPBN 2021 harus disusun secara cermat dan hati-hati.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved