Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH membuka opsi agar penempatan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) bisa diperpanjang. Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi covid-19.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pada tahap awal pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 30 triliun. Dana ini disimpan ke Himbara sebagai bank milik pemerintah.
Baca juga: Soal Penempatan Dana di Bank Himbara, Menkeu: Ada Dua Larangan
"Jangka waktu penempatan tiga bulan dan akan diperpanjang. Presiden minta diperpanjang," tutur Ani, sapaan akrabnya, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (29/6).
Dia menyebut pemerintah akan melakukan evaluasi secara berkala. Setiap bulan, pemerintah akan meminta Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN untuk melaporkan perkembangan penggunaan dana tersebut.
"Kita terus monitoring per bulan ke masing-masing bank. Bagaimana penggunaaan dana tersebut. Sehingga, mekanismenya adalah revolving. Dengan penempatan dana tiga bulan di-revolve, untuk nanti enam bulan dan seterusnya," imbuhnya.
Baca juga: BI: Ekonomi Mulai Membaik Pada Semester II 2020
Adapun tingkat bunga yang diperoleh pemerintah sama dengan penempatan dana di Bank Indonesia, yakni 3,42%. Dengan begitu, pemerintah tidak akan mengalami kerugian ketika diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Kenapa kami gunakan ini? Supaya ketika diperiksa BPK, kami miliki tingkat rate of return yang sama dengan kita peroleh, saat menempatkan dana tersebut di Bank Indonesia. Sehingga tidak dianggap merugikan negara," pungkas Ani.(OL-11)
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved