Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Purbaya Tarik Rp75 Triliun Dana Pemerintah di Perbankan

Ihfa Firdausya
31/12/2025 20:55
Purbaya Tarik Rp75 Triliun Dana Pemerintah di Perbankan
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(Dok. Antara)

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan. Menurutnya, dana Rp75 triliun itu dimasukkan lagi ke sistem dalam bentuk belanja pemerintah pusat dan daerah.

“Jadi tadinya di bank, saya tarik, belanjakan lagi, tapi yang 200 tetap di sana (perbankan). Jadi dampak dari itu masih ada di sistem. Ditarik Rp75 triliun, saya masukkan lagi ke sistem dalam bentuk belanja pemerintah, daerah, dan pusat. Jadi ke ekonomi dampaknya mungkin lebih positif,” papar Purbaya Purbaya dalam media briefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12).

Menkeu menyebut dampak kebijakan injeksi dana di sistem perbankan ternyata tidak seoptimal yang ia estimasi sebelumnya. Harusnya dengan itu, kata Purbaya, ekonomi bisa lari lebih cepat.

“Karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan bank sentral yang sekarang sudah dibereskan. Jadi satu bulan terakhir sudah amat baik,” katanya.

Dengan sinkronnya kebijakan pemerintah dan bank sentral, lanjut Purbaya, uang akan semakin banyak di sistem perekonomian. “Jadi gak usah takut ekonomi kita akan melambat,” ujarnya.

“Uang kita tuh masih banyak. Akhir tahun ini Rp390 triliun, Rp200 triliun di sana (perbankan), sebagian di bank sentral karena siap-siap untuk pengeluaran Januari. Dengan sinkronisasi kebijakan dengan bank sentral, perbankan sekarang cukup likuiditasnya. Saya nggak usah harus mindahin lagi lebih besar,” paparnya.

Sebelumnya, menteri keuangan menempatkan dana Rp276 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke lima Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan satu bank pembangunan daerah (BPD). Masing-masing Bank Mandiri, BRI, dan BNI memperoleh Rp80 triliun, BTN Rp25 triliun, BSI Rp10 triliun, serta Bank DKI Rp1 triliun. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik