Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kasus ini menjadi alarm bagi pemerintah bahwa literasi digital sejak dini sangat penting diberikan pada anak.
Seusai penangkapan dua tersangka, pihak kepolisian sudah mengambil langkah antisipasi sehari sebelumnya.
Penculikan yang menimpa WB tersebut bermula ketika pelaku datang ke warung makan milik ayah korban yang berada di Jalan Hasanuddin, Kota Semarang, saat akan tutup.
Dari peristiwa ini mengingat para pelaku masih di bawah umur, ada tiga aspek yang dinilai. Pertama, aspek sosiologis. Para tersangka ataupun pergaulannya diwarnai dengan hal negatif.
Y ditetapkan sebagai tersangka bersama rekannya berinisial T yang membantu Y dalam membuat skenario penculikan.
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan pihaknya meminta penyidik yang menangani kasus itu untuk memandang unsur kekerasan atau pelecehan secara luas.
Polisi saat ini tengah memburu pelaku yang tak lain kerabat dari orangtua korban.
Azam menyebut meski masih dalam perawatan di Rumah Sakit Polri, Malika kini sudah tampak ceria.
Hal itu dikhawatirkan menjadi kesempatan bagi orang yang berniat jahat seperti melakukan penculikan dengan memanggil nama panggilan anak.
Penetapan tersangka dilakukan atas beberapa alat bukti yang dikantongi penyidik antara lain hasil visum dan hasil pemeriksaan terhadap korban yang berinisial MA, 6.
Imbauan tersebut ditekankan Kapolda Metro Jaya setelah munculnya kasus penculikan seorang anak berusia enam tahun bernama Malika.
Iwan Sumarno merupakan residivis dan memiliki keahlian dalam melarikan diri, seperti memiliki nama samaran dan berpindah-pindah tempat.
Zulpan menyebut berdasarkan hasil visum tidak terdapat kekerasan seksual yang dialami oleh Malika. Namun, Malika mengalami kekerasan fisik.
Selama dibawa kabur oleh pelaku, MA hidup seperti pemulung yang kerap berpindah-pindah tempat, tidur di emperan jalan, hingga pola makan tidak teratur.
MA sendiri menjalani pemeriksaan medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk mengetahui kondisi fisik dan psikologisnya.
Polisi menyebut IS, penculik Ma (6) telah menikah dan berkeluarga dengan memiliki satu orang anak. Namun, Iwan dikucilkan oleh keluarganya.
Berdasarkan keterangan dari pembeli gerobak, pelaku bernama Herman. Nama tersebut berbeda dari yang diketahui oleh orangtua korban. Orangtua korban mengaku mengetahui pelaku bernama Yadi.
Komarudin menyebut informasi terakhir yang diperoleh pelaku membawa korban hingga ke Stasiun Kota. Ada kemungkinan pelaku membawa korban ke luar kota.
Polisi mengalami kesulitan saat memeriksa sopir bajaj yang membawa pelaku dan korban. Namun, sopir bajaj tersebut juga mempunyai riwayat keterbelakangan mental.
Anak perempuan yang diculik tersebut diketahui bernama Malika Anastya, 6. Dia diculik beberapa waktu lalu.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved