Selasa 10 Januari 2023, 23:45 WIB

Massa Mengamuk Rusak Rumah Dua Pelaku Pembunuhan Anak di Makassar

Lina Herlina | Nusantara
Massa Mengamuk Rusak Rumah Dua Pelaku Pembunuhan Anak di Makassar

DOK.MI
Ilustrasi

 

SATUAN Samapta Polrestabes Makassar dibantu personel Polsek Panakukang mengamankan rumah AD, 17, dan MF, 14, pelaku penculikan disertai pembunuhan anak berinisial MFS, 11, yang dirusak massa keluarga korban di Jalan Batua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
 
"Jadi awal mula kejadian dari pada pembunuhan atas nama Sadewa, sehingga pihak dari keluarga korban menggusur (merusak) rumah rumah para pelaku. Ada dua rumah, pertama di pinggir kanal, kemudian di perumahan Kodam," ujar Kapolsek Manggala Kom Syamsuardi di lokasi kejadian, Komples Kodam Lama Borong Makassar, Selasa (10/1).
 
Pengrusakan dua rumah pelaku di Batua Raya Lorong 7 dan Kompleks Kodam Lama Borong usai pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Paropo, Batua Raya, oleh massa dari pihak keluarga korban. Beruntung, keluarga dari pelaku sudah diungsikan sebelum terjadi pengrusakan.
 
"Tadi sangat banyak orang. Kejadian setelah pemakaman, pulang dari pemakaman pihak keluarga mendatangi tiga tempat. Pertama, di samping kantor Camat Panakkukang, kemudian di pinggir kanal, dan di Batua Raya. Masing-masing rumah pelaku," tutur Kapolsek.
 
Guna mengantisipasi eskalasi massa lebih banyak, Syamsuardi menyatakan, usai penangkapan dua tersangka, pihak kepolisian sudah
mengambil langkah antisipasi sehari sebelumnya. Para penghuni rumah sudah mengamankan diri untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.


Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak di Semarang

 
"Kami mengantisipasi dari tadi pagi. Kami sudah turunkan personel dari Polsek. Ada 60 orang, 30 di rumah tersangka pertama, 30 di sini (kodam lama). Di tambah dari Polrestabes (Satuan Samapta), ada lebih 100 personel," katanya.
 
Atas kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada warga agar kembali ke rumah masing-masing dengan tenang, dan tidak usah terprovokasi. Untuk pengamanan antisipasi serangan susulan, personel kepolisian telah ditempatkan di rumah pelaku selama beberapa hari sampai situasi kondusif.

Sebelumnya, tim Reskrim Polsek Panakkukang menangkap kedua pelaku di dua tempat. MF ditangkap di rumahnya, Kompleks Kodam Lama, Borong. Sedangkan AD ditangkap di kediamannya orangtuanya Lorong 7, Jalan Batua Raya 7, Kecamatan Panakkukang pada Selasa, pukul 03.00 Wita.
 
Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto saat rilis tersangka di kantornya menyebut motif dari pembunuhan tersebut, terkait dengan ekonomi.
 
Para tersangka masih di bawah umur ini tergiur tawaran di situs internet untuk menjual organ tubuh manusia agar mendapatkan uang banyak.
 
"Ini tentang jual beli organ tubuh. Dari situ, tersangka terpengaruh. Ingin menjadi kaya. Ingin memiliki harta sehingga muncul niat tersangka melakukan pembunuhan. Rencananya, organ dari anak yang dibunuh ini akan dia jual," ujar dia. (Ant/OL-16)

 

Baca Juga

Antara

Ratusan Hektare Sawah di Sumbawa Terendam Banjir

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:40 WIB
Ratusan hektare sawah di Sumbawa terendam banjir. Selain sawah, puluhan kuintal pupuk dan gabah milik warga juga terkena...
MI/Agus Utantoro

991 Gempa Terjadi Di Puncak Merapi Dalam Sepekan Terakhir

👤Agus Utantoro 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:30 WIB
DALAM sepekan terakhir, tercatat terjadi 991 kali gempa di puncak Gunung Merapi. Selain itu terjadi enam kali guguran lava dengan jarak...
Medcom

Gempa Garut Rusak 586 Rumah

👤Kristiadi 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:10 WIB
586 rumah di Kecamatan Pasirwangi dan Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 4,3, Rabu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya