Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Tim Gabungan Gelar Razia Dadakan Uji Takjil Ramadan di Pasar

Lina Herlina
23/2/2026 21:09
Tim Gabungan Gelar Razia Dadakan Uji Takjil Ramadan di Pasar
(MI/Lina Herlina)

 

 

HARI kelima Ramadan 1447 Hijriah, puluhan petugas gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM), PD Pasar, hingga Satpol PP menggelar operasi mendadak di Pasar Terong, fokus pengawasan pada takjil,  primadona masyarakat saat berbuka puasa.

Dengan gercep (gerak cepat), petugas menyisir lapak demi lapak di area dalam pasar. Sampel makanan diambil langsung dari pedagang, lalu diuji di tempat menggunakan metode rapid test atau uji cepat untuk mendeteksi adanya bahan berbahaya seperti boraks, formalin, hingga pewarna tekstil.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, yang turun langsung memimpin inspeksi, memastikan seluruh sampel yang diuji, mulai dari cendol, cincau, kolang-kaling, biji delima, hingga mi basah, dinyatakan negatif dari zat berbahaya.

"Alhamdulillah, dari dua titik yang kita periksa, baik takjil maupun bahan mi, tidak ada mengandung boraks atau formalin. Pewarna yang digunakan juga aman, bukan pewarna tekstil," ujar Nursaidah dengan lega di lokasi, Senin (23/2).

Nursaidah menegaskan, pengawasan ini bukan sekadar formalitas. Pihaknya sengaja memanfaatkan momentum awal Ramadan untuk memastikan seluruh bahan pangan yang beredar tetap aman hingga akhir bulan puasa.

"Kita tahu bersama, Pasar Terong ini adalah pasar utama bagi warga Makassar. Pasti masyarakat berbelanja di sini. Makanya kita turun langsung untuk memberi rasa aman," tegasnya.

Metode rapid test dipilih karena mampu memberikan hasil cepat di lapangan. Meski begitu, Dinas Kesehatan tetap akan melakukan uji lanjutan di laboratorium untuk memastikan hasil yang lebih akurat.

Meski hasil pengawasan hari ini nihil temuan, Nursaidah mengimbau para pedagang untuk tetap konsisten menjaga kualitas dagangannya hingga akhir Ramadan.

"Harapan kita, mereka tetap mempertahankan ini sampai Ramadan usai. Agar masyarakat Makassar dan sekitarnya bisa mengonsumsi pangan yang aman dan sehat selama bulan suci," pungkasnya.

Dengan pengawasan ketat seperti ini, warga Makassar diimbau tetap waspada, namun tak perlu khawatir berlebihan saat membeli takjil favorit di Pasar Terong. (LN/Lina Herlina)

Images



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya