Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Salah Paham Kaburnya Tahanan, Warga Bakar Mapolsek di Madina Sumut

Yoseph Pencawan
21/12/2025 17:36
Salah Paham Kaburnya Tahanan, Warga Bakar Mapolsek di Madina Sumut
Api berkobar dari Mapolsek Muara Batang Gadis, Madina, Sumut, akibat dibakar warga, Sabtu (20/12) .(MI/Yoseph Pencawan)

MARKAS Kepolisian Sektor (Mapolsek) Muara Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatra Utara, hangus dibakar massa, Sabtu (20/12). Aksi anarkistis ini dipicu kemarahan warga setelah mendengar 'kabar burung' mengenai pelepasan seorang tersangka kasus narkoba oleh pihak kepolisian.

Selain bangunan Mapolsek, satu unit mobil patroli dinas juga turut dibakar setelah sebelumnya digulingkan oleh massa yang beringas. Amuk warga tersebut berawal dari keresahan masyarakat Desa Singkuang I dan Desa Singkuang II terhadap peredaran narkoba. Warga sebelumnya menangkap seorang terduga bandar narkoba bernama Romadon pada Jumat (19/12) dan menyerahkannya ke kepolisian.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman informasi. Ia menegaskan bahwa tersangka tidak dilepaskan, melainkan melarikan diri dari ruang tahanan.

"Yang bersangkutan berhasil melarikan diri dari tahanan, bukan dilepaskan polisi. Polisi masih memburu keberadaan terduga tersangka," jelas Ferry saat dikonfirmasi, Minggu (21/12).

Evaluasi Internal
Situasi di lapangan yang sempat memanas terkendali setelah aparat mengedepankan langkah pengamanan preventif guna mencegah benturan lebih luas. Polda Sumut kini tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap personel Polsek Muara Batang Gadis terkait kelalaian yang menyebabkan kaburnya tersangka.

Ferry memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden pembakaran tersebut. Namun, kerugian materiil akibat rusaknya fasilitas negara dan kendaraan dinas cukup signifikan.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKB Arie Paloh, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tervalidasi kebenarannya. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menegaskan peristiwa pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis ini menjadi atensi serius dan bahan evaluasi internal di lingkungan Polres Madina. "Untuk memperkuat upaya pencegahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian ke depan," pungkas Arie. (YP/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik