Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Polda Sumut Sebut Tembus Perlawanan Sindikat Narkoba Jermal 15

Yoseph Pencawan
24/2/2026 21:32
Polda Sumut Sebut Tembus Perlawanan Sindikat Narkoba Jermal 15
Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto.(Dok. Tribrata Sumut/Polda Sumut)

POLDA Sumut mengklaim pihak kepolisian telah berhasil menembus perlawanan sindikat narkoba di kawasan Jermal 15. Meski sempat mendapat perlawanan saat melakukan beberapa kali penindakan di wilayah perbatasan Medan dan Deli Serdang itu aparat disebut mampu menembusnya berkat dukungan warga.

Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto mengungkapkan, insiden perlawanan di Jermal 15 menjadi catatan khusus bagi jajarannya. Namun, dia memastikan pihak kepolisian tidak akan mundur selangkah pun dalam menjalankan amanat undang-undang.

"Upaya pemberantasan narkoba di kawasan Jermal 15 bisa dilakukan karena kepolisian mendapat dukungan serta bantuan dari elemen masyarakat," ujar Whisnu di Medan, Selasa (24/2).

Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri tersebut menambahkan, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama. Dengan adanya informasi dari masyarakat, kepolisian dapat bekerja secara maksimal melakukan penindakan di lokasi-lokasi yang dianggap rawan pengedar narkoba.

Penindakan masif ini, lanjut dia, merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Sejak menjabat, Whisnu mengaku telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan pengungkapan secara agresif.

Berdasarkan data Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, sepanjang 2026 kepolisian telah mengamankan 1.118 tersangka dari total 923 kasus.

Direktur Resnarkoba Polda Sumut Kombes Andy Arisandi merinci ragam barang bukti yang berhasil disita antara lain sabu sebanyak 179,95 kg, ganja 155,40 kg, ekstasi 59.168 butir, ketamine 900 ml (cair) dan 24,74 kg (serbuk), serta vape Narkoba 288 buah.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan memastikan, seluruh barang bukti yang tergolong berskala besar tersebut akan segera dimusnahkan. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan ketegasan institusi dalam memutus rantai peredaran narkoba di Sumut.

Menurut dia, dalam memerangi peredaran narkotika Polda Sumut terus memperkuat kolaborasi lintas instansi bersama BNN, TNI, Bea Cukai, hingga petugas Avsec bandara. Terutama untuk mempersempit ruang gerak para bandar. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya