Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, 11 Ribu Penumpang KA Tinggalkan Medan

Apul Iskandar Sianturi
14/3/2026 15:16
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, 11 Ribu Penumpang KA Tinggalkan Medan
Pemudik meninggalkan Medan dengan kereta api.(Dok. MI)

ARUS mudik Lebaran 2026 menggunakan moda transportasi kereta api (KA) di wilayah Sumatra Utara mulai menunjukkan peningkatan signifikan memasuki periode H-7 Lebaran. Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara hingga Sabtu (14/3)  jumlah penumpang yang dilayani telah mencapai 7.756 orang.

Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring masih adanya jadwal keberangkatan kereta api pada siang hingga malam hari. Pertumbuhan ini tergolong signifikan dibandingkan periode H-10 (11/3) dan H-9 (12/3) mudik Lebaran 2026 yang rata-rata melayani 4.000 hingga 6.000 penumpang per hari.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini selaras dengan berakhirnya kalender akademik.

"Peningkatan penumpang ini dimungkinkan karena hari ini merupakan hari terakhir kegiatan untuk sektor pendidikan. Sehingga sebagian masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa, sudah mengambil inisiatif untuk melakukan mudik lebih awal," Kata Anwar, Sabtu (14/3). 

Aktivitas mudik Lebaran 2026 sudah terlihat sangat kontras di Stasiun Medan. Dalam empat hari terakhir (11–14 Maret 2026), tercatat sebanyak 11.357 penumpang telah meninggalkan Kota Medan melalui stasiun tersebut. Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba di Stasiun Medan pada periode yang sama mencapai 8.211 orang.

Anwar menjelaskan bahwa gelombang pemudik didominasi oleh para pekerja dan pelajar yang berdomisili di Medan namun berasal dari daerah penyangga seperti Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Kisaran, Tanjung Balai, hingga Rantauprapat.

"Gelombang pemudik yang meninggalkan Kota Medan dengan kereta api diprediksi akan terus mengalir hingga hari pertama Lebaran pada Sabtu (21/3) mendatang," tambahnya.

KAI Divre I Sumut juga mencatat pergeseran tren pada hari kedua Lebaran atau 22 Maret 2026. Pada periode tersebut, masyarakat diprediksi sudah mulai melakukan perjalanan kembali ke Medan, di mana jumlah kedatangan penumpang di Stasiun Medan diperkirakan akan jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah keberangkatan.

Hingga saat ini, total tiket yang terjual untuk masa Angkutan Lebaran 2026 telah mencapai 106.042 tiket dari total 231.448 kapasitas yang disediakan. Peningkatan minat masyarakat ini juga dipacu oleh program diskon hingga 30 persen stimulus ekonomi yang berasal dari pemerintah serta promo Ramadan Festive 2026. Kedua program tersebut memberikan diskon untuk KA Sribilah Utama dan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan bijak dan segera memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan lebih terorganisir. Sejalan dengan semangat mudik tahun ini, yaitu 'Mudik Nyaman Bersama, Bersama Raih Kemenangan, Jaga Keselamatan', KAI berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan yang aman dan tepat waktu sehingga momen pulang kampung menjadi pengalaman yang berkesan dan penuh kebahagiaan bagi seluruh pelanggan di wilayah Sumatera Utara,” kata Anwar.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya