Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAMIKA arus mudik dan balik Lebaran 2026 di stasiun kereta cepat Whoosh kerap diwarnai insiden penumpang yang tertinggal kereta. Menanggapi hal ini, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan tiket penumpang yang terlambat tidak otomatis hangus, melainkan dapat dijadwalkan ulang (reschedule) tanpa biaya tambahan.
Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menegaskan bahwa penumpang yang gagal naik karena penutupan gate akan diarahkan langsung ke petugas loket. Kebijakan ini diambil untuk memberikan rasa tenang di tengah tingginya volume pemudik tahun ini.
"Kami mengarahkan penumpang ke loket untuk melakukan reschedule. Tiket tidak hangus dan bisa dipindahkan ke jadwal berikutnya selama masih tersedia," ujar Emir di Stasiun KCIC, Jakarta Timur, Rabu (25/3).
Namun, ada aturan main yang harus diperhatikan. Emir menjelaskan bahwa klaim perubahan jadwal ini hanya berlaku maksimal 15 menit setelah waktu keberangkatan yang tertera di tiket. Jika melewati batas waktu tersebut, prosedur yang berlaku akan berbeda.
Untuk perubahan jadwal pertama kali, penumpang tidak akan dipungut biaya alias gratis. Tantangan muncul jika seluruh kursi pada hari yang sama sudah habis dipesan (sold out) mengingat tingginya animo masyarakat pada periode Lebaran 2026.
"Kalau di hari yang sama tidak tersedia, maka bisa di-reschedule ke hari lain dengan potongan 25 persen sesuai kebijakan yang berlaku," tambah Emir.
Catatan Penting Penumpang Whoosh:
Pihak KCIC kembali mengingatkan bahwa prosedur operasional tetap dijalankan secara ketat. Gate keberangkatan akan ditutup tepat 5 menit sebelum jadwal kereta meluncur. Ketegasan ini dilakukan demi menjaga ketepatan waktu perjalanan kereta cepat yang menjadi keunggulan utama Whoosh.
Emir mengimbau para pemudik untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun agar tidak terjebak kemacetan yang lazim terjadi selama periode Lebaran. "Disiplin waktu menjadi kunci agar perjalanan menggunakan kereta cepat tetap nyaman dan lancar," pungkasnya. (Ant/Z-10)
Data menunjukkan pergerakan pemudik tahun ini meningkat, dengan total 9,04 juta penumpang dan tren penggunaan transportasi multimoda yang semakin kuat.
Selama periode libur Idul Fitri 1447 H, PT JSN mencatat volume lalu lintas kendaraan yang melintas ruas Tol Solo - Ngawi sebanyak 258.257 kendaraan, atau rata-rata 28.695 kendaraan per hari.
Jumlah tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang keluar melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), serta GT Cikampek Utama
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 159.057 kendaraan, atau meningkat 74,51% dibandingkan trafik normal.
Stasiun Rantauprapat menjadi tujuan favorit pemudik di Sumatra Utara selama Angkutan Lebaran 2026. KAI Divre I mencatat lebih dari 84 ribu penumpang hingga hari ke-10 arus mudik.
Lewat platform online, pelanggan kini dapat melakukan reschedule penerbangan hanya dengan beberapa langkah sederhana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved