Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memastikan mendukung kelancaran arus mudik lebaran 2026, dengan menyiagakan personel operasional selama 24 jam di seluruh ruas Tol Solo–Ngawi. Hal ini bentuk komitmen, menjaga jalan tol tetap laik dan aman dilalui.
Selama periode libur Idul Fitri 1447 H, PT JSN mencatat volume lalu lintas kendaraan yang melintas ruas Tol Solo-Ngawi sebanyak 258.257 kendaraan, atau rata-rata 28.695 kendaraan per hari.
Data tersebut terhitung sejak H-10 hingga H-2 (11–19 Maret 2026). Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 61% dibandingkan kondisi normal, yaitu dari 159.922 kendaraan (17.769 kendaraan per hari).
Selain itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 5% dari total 245.133 kendaraan (27.237 kendaraan per hari).
Peningkatan volume lalu lintas tersebut diantisipasi melalui penguatan aspek keselamatan, kesiapan personel, serta optimalisasi layanan, khususnya di rest area, guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman
Sementara itu, volume lalu lintas kendaraan yang keluar melalui seluruh Gerbang Tol (GT) di Ruas Solo - Ngawi, yaitu GT Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, dan Ngawi, pada periode yang sama, yakni 11–19 Maret 2026 tercatat sebanyak 266.840 kendaraan atau rata-rata 29.649 kendaraan per hari .
Jumlah tersebut meningkat sebesar 33% dibandingkan kondisi normal, yaitu 199.972 kendaraan (22.219 kendaraan per hari). Selain itu, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 1,5% dari total 262.749 kendaraan atau 29.194 kendaraan per hari).
"Sepanjang periode libur lebaran Idul Fitri ini, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan aman dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol," tegas Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, Jumat (20/3/2026).
Guna mendukung itu, PT JSN memastikan kesiapan personel, infrastruktur, serta optimalisasi layanan rest area agar pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan dengan aman.
Tingginya volume lalu lintas tersebut menunjukkan peran strategis Jalan Tol Solo - Ngawi sebagai infrastruktur vital yang mendukung efisiensi waktu tempuh, kenyamanan, serta kepastian perjalanan.
Ruas tol Solo - Ngawi menjadi penghubung penting antarwilayah, yang mengoneksikan Wilayah Boyolali, Solo, Karanganyar, Sragen, hingga Ngawi, sekaligus memperkuat konektivitas antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Selain pengelolaan lalu lintas, lanjut Merry, PT JSN juga mengoptimalkan layanan di rest area sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan berkendara. Seluruh fasilitas dipastikan berfungsi baik, mulai dari toilet, area parkir, hingga fasilitas penunjang lainnya, sehingga pengguna jalan memiliki tempat istirahat yang layak selama perjalanan jarak jauh.
Yang jelas dari sisi keselamatan dan kenyamanan, Jalan Tol Solo - Ngawi telah dilengkapi dengan standar pelayanan minimal, seperti rambu dan marka jalan yang memadai, pemantauan melalui CCTV, serta kesiapsiagaan petugas di lapangan yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik.
PT JSN juga secara intensif melakukan pemantauan lalu lintas melalui sistem pengawasan terpadu serta berkoordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi kepadatan selama periode libur Idulfitri.
PT JSN mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.
"Jika lelah berkendara, istirahat di tempat yang telah disediakan. Tetap berhati-hati dan menaati peraturan yang berlaku di jalan tol," pungkas Dirut JSN,Mery Natacha Panjaitan. (WJ)
Jumlah tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang keluar melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yakni GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), serta GT Cikampek Utama
Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 159.057 kendaraan, atau meningkat 74,51% dibandingkan trafik normal.
Stasiun Rantauprapat menjadi tujuan favorit pemudik di Sumatra Utara selama Angkutan Lebaran 2026. KAI Divre I mencatat lebih dari 84 ribu penumpang hingga hari ke-10 arus mudik.
Diskominfosantik Kabupaten Bekasi memasang jaringan WiFi dan CCTV di Posko Terpadu Gedung Juang Tambun Selatan guna mendukung pemantauan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebut pengelolaan arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk telah kembali stabil dan terkendali. Hal itu menyusul keberhasilan penguraian antrean.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved