Headline

Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.

Kepuasan Pemudik Lebaran atas Layanan KAI Capai 92,1 Persen

Media Indonesia
31/3/2026 20:11
Kepuasan Pemudik Lebaran atas Layanan KAI Capai 92,1 Persen
Sejumlah penumpang kereta api jarak jauh berjalan keluar setibanya di Stasiun Semarang Tawang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026).(Antara/Makna Zaezar)

TINGKAT kepuasan masyarakat terhadap layanan PT Kereta Api Indonesia selama periode arus mudik Lebaran 2026 mencapai 92,1 persen. Survei tersebut dilaksanakan unit bisnis riset milik Kantor Berita Antara, Next, pada 20-21 Maret 2026. 

Survei itu melibatkan 536 responden yang diambil dari sejumlah stasiun utama di Pulau Jawa. Stasiun Utama itu ialah Stasiun Gambir dan Pasar Senen (Jakarta), Stasiun Tugu dan Lempuyangan (Yogyakarta), Stasiun Bandung dan Kiaracondong (Bandung), Stasiun Tawang dan Poncol (Semarang), serta Stasiun Pasar Turi dan Gubeng (Surabaya).

Riset Next by Antara mencatat profil penumpang yang menarik. Mayoritas responden didominasi oleh Generasi Z (66%), diikuti oleh milenial (18,3%), Gen Alpha (8,6%), dan Gen X (6,3%). Dari sisi profesi, pelajar atau mahasiswa menjadi kelompok pengguna terbesar (41,2%), disusul pegawai swasta (35,1%).

Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan TI Antara, Rachmat Hidayat, menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan pengalaman perjalanan.

"Dominasi pembelian tiket secara online serta tingginya kepuasan terhadap proses boarding menunjukkan transformasi digital layanan kereta api telah memberikan kemudahan yang signifikan bagi pengguna," ujar Rachmat di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Rincian Kepuasan Layanan di Stasiun dan Dalam Kereta

KAI dinilai berhasil menjaga standar fasilitas baik di area stasiun maupun dalam gerbong kereta. Berikut rincian tingkat kepuasan responden:

Aspek Layanan Persentase Kepuasan
Ketanggapan Petugas Stasiun 91,1%
Proses Boarding (Kemudahan) 93,7%
Kebersihan Ruang Tunggu 86,6%
Kebersihan Gerbong Kereta 92,0%
Akses Layanan Perkotaan 93,7%

Meskipun mayoritas penumpang (58%) memilih kelas ekonomi, penilaian terhadap kenyamanan gerbong tetap tinggi di angka 88,2 persen. Selain itu, penggunaan teknologi face recognition untuk boarding mulai meningkat dengan adopsi sebesar 38,8 persen.

Harga Tiket dan Loyalitas Penumpang

Di balik angka kepuasan yang tinggi, riset ini memberikan catatan terkait aspek harga. Sebanyak 47,7 persen responden menilai harga tiket relatif mahal, sementara 40,9 persen menganggap harga berada di kategori netral. Hal ini menjadi tantangan bagi KAI untuk tetap menyeimbangkan kualitas layanan dengan keterjangkauan harga.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan loyalitas pengguna. Tercatat sebanyak 93,9 persen responden menyatakan akan kembali menggunakan kereta api, dan 93,5 persen bersedia merekomendasikan layanan KAI kepada kerabat mereka.

Dampak Sosial dan Lingkungan

Penggunaan kereta api selama mudik 2026 juga memberikan dampak positif secara luas. Responden merasa kereta api membantu menghemat waktu perjalanan (32,3%) dan mengurangi kemacetan jalan raya (30,8%).

Tak kalah penting, komitmen KAI terhadap isu lingkungan turut memengaruhi keputusan 80,6 persen responden dalam memilih moda transportasi ini, menunjukkan bahwa kesadaran akan transportasi berkelanjutan mulai tumbuh di kalangan pemudik Indonesia.

Kesimpulan Riset: Kereta api tetap menjadi tulang punggung mudik Lebaran 2026 berkat efisiensi waktu, keamanan, dan transformasi digital yang matang, meski aspek harga tiket masih menjadi sorotan konsumen. (Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya