Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Kapolres Pekalongan Kerahkan Bus Dinas Jemput 17 Pemudik Terlantar di Rest Area 338A

Haryanto Mega
19/3/2026 13:05
Kapolres Pekalongan Kerahkan Bus Dinas Jemput 17 Pemudik Terlantar di Rest Area 338A
Pemudik terlantar di Pekalongan.(Dok. MI)

AKSI sigap jajaran Polres Pekalongan dalam melayani masyarakat patut diacungi jempol. Sebanyak 17 pemudik asal Tegal yang sempat terlantar di Rest Area 338A Pekalongan berhasil dievakuasi dan diantarkan pulang menggunakan bus dinas kepolisian pada Rabu (18/3/2026).

Langkah cepat ini diambil langsung atas instruksi Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, setelah menerima laporan adanya belasan warga yang tidak memiliki kepastian transportasi di jalur tol.

Kronologi Pemudik Terlantar di Tol

Peristiwa bermula saat rombongan pemudik tersebut mengikuti program mudik gratis dengan tujuan akhir Semarang. Saat melintasi wilayah Tegal, para penumpang meminta pengemudi bus untuk menurunkan mereka di Exit Tol Adiwerna atau Rest Area Tegal agar lebih dekat dengan kampung halaman.

Namun, permintaan tersebut ditolak pengemudi dengan alasan harus mengikuti instruksi panitia untuk langsung menuju titik akhir di Semarang tanpa pemberhentian di tengah jalan. Setelah negosiasi yang alot, pengemudi akhirnya menurunkan ke-17 pemudik tersebut di Rest Area 338A Pekalongan, yang masuk dalam wilayah hukum Polres Pekalongan.

Mendapat laporan adanya warga yang terlantar, petugas di Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 338A segera berkoordinasi dengan pimpinan. Kapolres Pekalongan Rachmad C. Yusuf merespons dengan memerintahkan pengerahan armada operasional milik polres.

"Atas perintah Bapak Kapolres, kami langsung mengambil langkah cepat sebagai bentuk tindakan kemanusiaan. Beliau memerintahkan agar bus dinas Polres Pekalongan dikerahkan untuk mengantar para pemudik ini hingga ke Tegal," ujar salah satu petugas Posyan di lokasi.

Tak berselang lama, bus dinas milik Polres Pekalongan tiba di lokasi. Wajah lelah para pemudik berubah menjadi lega dan haru saat petugas mempersilakan mereka naik untuk diantar secara gratis menuju Kabupaten Tegal.

Prioritas Operasi Ketupat Candi 2026

Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026, aspek kemanusiaan dan pelayanan prima kepada masyarakat menjadi prioritas utama kepolisian.

"Kami tidak ingin ada pemudik yang terlantar di wilayah kami. Ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri agar masyarakat dapat sampai ke rumah dengan aman dan nyaman untuk merayakan Lebaran bersama keluarga," tegas Rachmad C. Yusuf.

Aksi ini menuai apresiasi luas dari para pemudik. Mereka mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan langsung dari kepolisian setelah sempat mengalami kendala komunikasi dengan pengemudi bus mudik gratis sebelumnya.

Hingga berita ini dilaporkan, rombongan pemudik telah diberangkatkan dari Rest Area 338A dengan pengawalan petugas hingga batas wilayah guna memastikan mereka tiba dengan selamat di tujuan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik