Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Melakukan Rekayasa One Way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo untuk Urai Kemacetan

Heri Susetyo
19/3/2026 13:02
Melakukan Rekayasa One Way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo untuk Urai Kemacetan
Rekayasa One Way di Jalan Letjen Sutoyo Sidoarjo.(Dok. MI)

SATLANTAS Polresta Sidoarjo melakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di Jalan Letjen Sutoyo. Kebijakan one way dilakukan menyusul meningkatnya volume kendaraan, khususnya bus yang mencapai lebih 30 persen saat arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan tersebut menyebabkan kepadatan cukup tinggi di kawasan tersebut.

“Terjadi peningkatan volume kendaraan bus sekitar 30 persen sehingga arus lalu lintas cukup padat. Untuk memperlancar, kami berlakukan sistem one way di Jalan Letjen Sutoyo,” kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra, Rabu (18/3).

Yudhi menjelaskan, dalam rekayasa tersebut petugas membuat dua lajur yang difokuskan untuk kendaraan dari arah Medaeng menuju Waru. Sementara kendaraan dari arah Sidoarjo yang hendak belok kiri ke Jalan Letjen Sutoyo dialihkan untuk tetap lurus menuju Surabaya.

“Yang dari arah Sidoarjo menuju Letjen Sutoyo, belok kiri kami tutup dan diarahkan lurus ke Surabaya. Ini cukup efektif untuk menekan kepadatan,” kata Yudhi.

Namun, lanjut Yudhi, penerapan sistem one way ini bersifat situasional atau temporer. Artinya tergantung kondisi arus lalu lintas di lapangan.

“Ini tidak bersifat tetap. Kami berlakukan saat terjadi kepadatan. Tujuannya semata-mata untuk melancarkan arus lalu lintas,” kata Yudhi.

Rekayasa ini mulai diterapkan selama periode arus mudik Lebaran 2026, namun pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi untuk menentukan apakah kebijakan tersebut perlu diperpanjang. Apabila memang masih padat, one way diberlakukan kembali karena terbukti cukup efektif.

Selain itu, Satlantas juga menyiapkan sekitar 30 personel untuk mengamankan jalannya rekayasa lalu lintas. Penempatan petugas dilakukan di sejumlah titik, termasuk gang-gang kecil di sekitar lokasi.

“Di Jalan Letjen Sutoyo ini banyak gang kecil. Kalau tidak kami tutup, bisa terjadi crossing yang mengganggu sistem one way yang sudah kami buat,” kata Yudhi. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik