Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, Polres Garut Berlakukan 9 Kali One Way Menuju Tasikmalaya

Kristiadi
18/3/2026 21:33
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, Polres Garut Berlakukan 9 Kali One Way Menuju Tasikmalaya
Kasat lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan melakukan pengaturan arus mudik jalur arteri mulai ada peningkatan kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan kepadatan terjadi berada di pertigaan pamoyanan.(MI/Kristiadi)

ARUS mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Garut mengalami peningkatan dan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, jajaran Polres Garut memberlakukan one way sebanyak 9 kali. Pemberlakukan tersebut, dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan mulai Limbangan, Malangbong Tarogong, Leles, Kadungora.

Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto mengatakan, lenerapan sistem satu arah ini dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan volume kendaraan didominasi pemudik dari Bandung menuju Tasikmalaya melalui Kabupaten Garut. Namun, langkah ini merupakan bagian dari upaya penguraian arus lalu lintas supaya lancar dan aman bagi para pengguna jalan.

“Seiring meningkatnya arus mudik, kami melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way secara bertahap di titik-titik tertentu guna mengurai kepadatan kendaraan. Akan tetapi, one way di Limbangan, Malangbong dilakukan sejak pagi hari dimulai pukul 06.15 WIB hingga siang hari dan pwnding di kawasan Puskesmas, Kaum Lewo dan Selaawi," ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Menurutnya, di jalur Kadungora sistem one way diberlakukan dua kali, masing-masing pukul 08.45 hingga 09.00 WIB dan 09.40 hingga 10.00 WIB, dengan titik pending di Jalan Baru Kadungora untuk mengurai arus menuju pusat kota Garut dan keseluruhan 9 kali pemberlakuan one way. Namun, bagi kendaraan dari Bandung ke Tasikmalaya melalui Garut mengalami lonjakan signifikan.

"Kami nlmengimbau kepada para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas yang ada lapangan, menjaga keselamatan berkendara, mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan. Karena, rekayasa lalu lintas diharapkan arus mudik di wilayah Garut dapat berjalan lancar, aman dan terkendali," katanya.

Ssmentara itu, Kasat lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan mengatakan, arus mudik jalur arteri mulai adanya peningkatan kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya hingga pada pukul 14.30 WIB arus mudik tersendat di pertigaan pamoyanan lantaran keluar dan masuknya kendaraan. Namun, kondisi itu langsung tangani dan arus kendaraan bisa terurai tidak ada antrean.

"Arus mudik dari arah Bandung menuju ke Tasikmalaya memang sekarang mulai ada kepadatan dan peningkaan di jalur arteri. Akan tetapi, arus mudik yang melewati jalur arteri Gentong atas tercatat 13 ribu dan kami meminta agar pengendara yang melintas supaya bersabar terutama harus menjaga keselamatan." (AD)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik