Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Viral Video Tito Kobra Preman Pakenjeng Garut Ancam Bunuh Kapolsek Usai Ditegur karena Mokel

Adi Krtistiadi
15/3/2026 23:35
Viral Video Tito Kobra Preman Pakenjeng Garut Ancam Bunuh Kapolsek Usai Ditegur karena Mokel
Seorang preman mengancam Kapolsek Pakenjeng Garut.(Dok. MI)

WARGA Kabupaten Garut dihebohkan dengan aksi nekat seorang preman kampung bernama Tio alias Tito Kobra. Pria tersebut terekam kamera melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat, setelah tidak terima ditegur karena mengonsumsi minuman keras (miras) di siang hari saat bulan Ramadan alias yang kini kerap disebut 'mokel'.

Kronologi Keributan di Pakenjeng

Aksi heroik Kapolsek Pakenjeng yang berupaya melumpuhkan pelaku terekam dalam video berdurasi 4 menit 12 detik yang kini viral di media sosial. Dalam video tersebut, Iptu Muslih Hidayat yang masih mengenakan seragam dinas lengkap terlibat adu argumen sengit sebelum akhirnya terjadi kontak fisik untuk mengamankan pelaku.

Kapolsek Pakenjeng, Iptu Muslih Hidayat menjelaskan bahwa insiden ini merupakan buntut dari penertiban yang dilakukan beberapa hari sebelumnya. Saat itu, polisi tengah melakukan patroli usai kegiatan Safari Ramadan di sekitar area Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Pakenjeng.

"Kami merasa curiga saat melintas melihat banyaknya sepeda motor terparkir tanpa pemilik di lokasi. Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah pemuda di area bawah sedang mengonsumsi miras siang hari," ujar Muslih, Minggu (15/3/2026).

Motif Sakit Hati dan Pengaruh Obat Terlarang

Meskipun sebelumnya sudah diberikan pembinaan berupa hukuman push-up dan pendataan terhadap delapan orang pemuda, Tito Kobra ternyata menyimpan dendam. Ia mendatangi Kapolsek secara tiba-tiba saat petugas tengah berbagi takjil bersama komunitas pemuda di Pakenjeng.

Pelaku mengaku merasa dipermalukan oleh tindakan aparat saat penggerebekan tersebut. "Dalam pertemuan, Tito menyampaikan keberatannya dan mengaku merasa dipermalukan. Kami sempat mencoba menjelaskan tindakan tersebut bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat sesuai maklumat Forkopimda dan MUI," tambahnya.

Situasi semakin memanas ketika pelaku tidak menerima penjelasan petugas. Tito mulai mengeluarkan kata-kata kasar dan melontarkan ancaman pembunuhan kepada Kapolsek, Camat, dan anggota kepolisian lainnya. Perkelahian pun tak terelakkan selama beberapa menit sebelum akhirnya preman tersebut berhasil dilumpuhkan oleh petugas dengan bantuan warga.

Langkah Pembinaan Kepolisian

Setelah berhasil diamankan, petugas menemukan sebilah golok kecil yang dibawa oleh pelaku. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Tito Kobra diduga kuat berada di bawah pengaruh obat-obatan terlarang saat melakukan aksinya, yang selama ini memang kerap meresahkan warga Kecamatan Pakenjeng.

Meski mendapatkan ancaman serius, Iptu Muslih Hidayat mengambil keputusan untuk tidak membawa kasus ini ke jalur hukum formal. Ia menyatakan lebih memilih melakukan pembinaan intensif terhadap pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya yang dapat membahayakan ketertiban umum. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya