Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Tekan Pengangguran, Sumut Gratiskan Biaya Seleksi dan Pelatihan Magang ke Jepang

Yoseph Pencawan
20/2/2026 12:59
Tekan Pengangguran, Sumut Gratiskan Biaya Seleksi dan Pelatihan Magang ke Jepang
Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumatra Utara Yuliani Siregar .(MI/Yoseph Pencawan-HO)

DINAS Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatra Utara terus melakukan terobosan untuk menekan angka pengangguran. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah membuka program magang ke Jepang dengan skema biaya seleksi dan pelatihan gratis bagi para peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumatra Utara Yuliani Siregar, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperluas akses lapangan kerja bagi masyarakat Sumut, baik di dalam maupun luar negeri.

"Program magang kita ada yang di dalam dan ada yang ke luar negeri, yakni ke Jepang. Kesempatan ini kita buka untuk mengurangi angka pengangguran di Sumut," ungkap Yuliani, Jumat (20/2).

Jadwal dan Kuota Peserta
Mulai 2026, Disnaker Sumut menetapkan frekuensi program magang ke Jepang sebanyak dua gelombang dalam setahun.

  •     Gelombang I: April
  •     Gelombang II: September
  •     Kuota: 200 orang per gelombang.

Saat ini, pendaftaran untuk gelombang April telah dibuka secara langsung di Kantor Disnaker Sumut. Seleksi akan menitikberatkan pada kemampuan akademik seperti matematika, ketahanan fisik, serta kemahiran berbahasa Jepang.

Skema Pembiayaan dan Dukungan Perbankan
Pemerintah Provinsi memastikan peserta yang masuk melalui jalur Disnaker tidak akan dipungut biaya seleksi dan pelatihan. Seluruh biaya keberangkatan akan ditanggung oleh perusahaan penerima di Jepang.

Selain jalur Disnaker, masyarakat juga dapat mengakses program melalui 11 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) resmi di Sumut. Namun, peserta jalur LPK harus menanggung biaya mandiri sekitar Rp42 juta. 

Untuk meringankan beban tersebut, Disnaker tengah menjajaki kerja sama pembiayaan dengan Bank Sumut melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Kita masih koordinasi dengan Bank Sumut untuk membahas formulasi pinjaman dan mekanisme penjaminan agar tidak terjadi kredit macet," jelasnya.

Skema serupa diketahui telah sukses diterapkan di beberapa provinsi lain seperti Jawa Barat, Bali, dan Jawa Timur.

Dampak Terhadap Angka Pengangguran
Program magang ini terbukti memberikan dampak positif pada statistik ketenagakerjaan daerah. Berdasarkan data terbaru, angka pengangguran di Sumut tercatat sebesar 448.000 orang, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 458.000 orang.

Selain luar negeri, program magang dalam negeri yang berjalan sejak 2025 juga telah menyerap 2.800 tenaga kerja di berbagai sektor. Bagi yang berminat pada magang domestik, pendaftaran dilakukan melalui portal resmi pemerintah di maganghub.kemenaker.go.id.

Transfer Teknologi dan Keahlian
Yuliani berharap para alumni magang Jepang nantinya dapat membawa pulang keahlian untuk membangun daerah. Saat ini, banyak alumni yang telah sukses memberdayakan sektor lokal.

"Seperti mereka yang kini bekerja sama dengan kelompok tani di Tapanuli Utara dalam pengembangan pertanian cabai," terangnya.

Ke depan, Disnaker bersama Dinas Pendidikan dan LPK berencana melakukan sosialisasi masif ke SMA dan SMK untuk mempersiapkan mental serta kemampuan siswa sejak dini. (YP/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya