Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Jepang menyatakan sikap kehati-hatian tingkat tinggi terkait permintaan Amerika Serikat (AS) untuk mengirimkan kapal perang guna mengamankan jalur pengiriman minyak di Timur Tengah. Langkah ini diambil di tengah penutupan Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga minyak dunia setelah pecahnya perang antara AS-Israel melawan Iran.
Kepala kebijakan Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa, Takayuki Kobayashi, menegaskan bahwa batasan untuk mengirim Pasukan Bela Diri (SDF) ke wilayah konflik tersebut tetap "sangat tinggi" berdasarkan hukum yang berlaku di Jepang. Meskipun secara legal peluang tersebut tidak tertutup sepenuhnya, situasi konflik yang terus berlangsung menuntut pertimbangan yang sangat cermat.
"Secara hukum kami tidak mengesampingkan kemungkinan tersebut, namun mengingat situasi konflik saat ini, ini adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan dengan sangat hati-hati," ujar Kobayashi dalam debat politik di stasiun televisi nasional NHK, Minggu (15/3).
Jepang merupakan importir minyak terbesar kelima di dunia, di mana 95% pasokannya berasal dari Timur Tengah. Sekitar 70 persen dari jumlah tersebut biasanya melewati Selat Hormuz, yang kini praktis tertutup akibat eskalasi militer. Kondisi ini menempatkan ekonomi terbesar keempat dunia tersebut dalam posisi dilematis antara kebutuhan energi dan konstitusi pasifis 1947 yang membatasi keterlibatan militer di luar negeri.
Perdana Menteri Sanae Takaichi dijadwalkan akan mengunjungi Washington pekan ini untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperjelas niat AS terkait seruan bala bantuan pengawalan kapal tanker, sekaligus membahas potensi kekosongan keamanan di Asia Timur akibat pergeseran pasukan AS dari pangkalan di Jepang dan Korea Selatan menuju Teluk.
Hingga saat ini, Takaichi menegaskan bahwa "belum ada yang diputuskan" terkait pengiriman kapal perang tersebut, sembari terus memantau dinamika keamanan global yang kian tidak menentu. (CNA/B-3)
BERDASARKAN data yang dibagikan oleh MarineTraffic dan Kpler, tercatat ada 220 kapal melintasi Selat Hormuz yang dikuasai Iran. Disebutkan bahwa tidak ada penyebrangan kapal yang memuat LNG
Upaya negara-negara Arab untuk membuka kembali Selat Hormuz melalui jalur militer menemui jalan buntu di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
Sejumlah kapal internasional mulai menembus Selat Hormuz di tengah situasi yang masih tegang. Milik negara mana saja yang berani melintasi daerah sensitif?
Pemerintah Pakistan mengambil langkah cepat merespons lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan menggratiskan transportasi umum di ibu kota Islamabad selama satu bulan
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Harga BBM Hong Kong tembus US$15,6 per liter di tengah krisis energi global akibat konflik Iran. Dampaknya meluas ke inflasi dan biaya hidup warga.
Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi pelebaran defisit APBN.
Firma Kpler menilai Asia paling terdampak krisis energi akibat perang Iran dan penutupan Selat Hormuz, dengan pasokan minyak dan gas menurun tajam.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan harga BBM tak akan naik hingga akhir 2026 meski minyak dunia tembus US$100. Simak jaminan kekuatan APBN di sini.
KEPALA Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol meredam kekhawatiran terjadinya krisis minyak dunia di tengah berkecamuknya konflik di Timur Tengah imbas penutupan Selat Hormuz.
DPR menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam melakukan mitigasi terhadap potensi gangguan pasokan minyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved