Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI kriminalitas jalanan yang melibatkan anak di bawah umur kembali meresahkan warga Kota Medan. Seorang nelayan bernama Hanafi, 28, menjadi korban perampokan oleh sekelompok remaja bersenjata tajam saat melintas di Jalan Jermal Raya, Kecamatan Medan Labuhan.
Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Hamzar Nodi, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (21/2). Korban yang saat itu tengah berkendara diadang oleh enam orang pelaku yang membekali diri dengan senjata tajam serta panah modifikasi.
"Korban terpaksa meninggalkan sepeda motornya untuk menyelamatkan diri setelah diancam dengan senjata tajam. Beruntung korban tidak terluka, meski mengalami trauma mendalam," ujar Nodi, Selasa (24/2).
Kronologi Penangkapan
Menindaklanjuti video kejadian yang sempat viral di media sosial, pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi. Hasilnya, pada Selasa (3/2), petugas berhasil meringkus salah satu pelaku berinisial MD, 17, di kawasan Jalan Marelan Raya.
Dari hasil interogasi, terungkap bahwa kelompok ini berjumlah enam orang dengan modus menunggu calon korban di pinggir jalan secara acak. Ironisnya, sepeda motor hasil rampokan tersebut sempat dipasarkan melalui media sosial (marketplace) sebelum akhirnya berhasil disita polisi sebagai barang bukti.
Motif dan Ancaman Hukuman
Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa motif di balik aksi nekat para remaja ini adalah faktor ekonomi.
"Uang hasil penjualan rencananya akan dibagi rata untuk kebutuhan sehari-hari para pelaku. Saat ini kami masih memburu lima pelaku lain yang sudah teridentifikasi," tambah Nodi.
Atas perbuatannya, tersangka MD kini mendekam di sel tahanan dan dijerat Pasal 479 ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2023. Remaja tersebut terancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara. (YP/P-2)
Dasar penyidikan tersebut adalah bukti kepemilikan sertifikat lahan yang sah milik warga.
Sedikitnya 1.839 warga Kota Medan terpaksa meninggalkan rumah akibat banjir yang melanda dalam dua hari terakhir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari mengatakan, di Kecamatan Medan Labuhan, pihaknya harus mengevakuasi tujuh orang warga yang terjebak banjir.
Wilayah Sumatra Utara memiliki potensi dan risiko kegempaan karena letaknya yang berada di dekat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia
Pada salah satu retail modern, beras medium ditemukan dijual dengan harga yang sama dengan beras premium.
Peristiwa pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis ini menjadi atensi serius dan bahan evaluasi internal di lingkungan Polres Madina.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Kegiatan itu, menurut Kapolres Temanggung AKBP Rully Thomas, mendapat antusiasme warga. Semua beras yang dijual dengan harga murah itu terjual habis.
Aksi ini sebagai respons cepat aduan dari masyarakat yang melapor aksi pemalakan ke layanan 110.
POLSEK Tanah Abang membongkar kasus peredaran obat keras tanpa izin di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, polisi mengamankan seorang pria berinisial BS, 23.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved