Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bagian Operasi dan Pelayanan PT Pelni (Persero) Cabang Makassar, Achmad Deshariradian Tamzak, menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara operator pelabuhan dan perusahaan pelayaran. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan standar keamanan barang penumpang di pelabuhan.
Menurut Tamzak, selama ini, masih terdapat persepsi keliru di masyarakat yang menganggap pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal berada dalam satu entitas di bawah Pelni.
Padahal, pengelolaan fasilitas terminal penumpang sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pelindo selaku operator pelabuhan.
“Sering kali yang disorot adalah Pelni, padahal pengelolaan area terminal merupakan domain operator pelabuhan. Karena itu, penting untuk meluruskan pemahaman agar tidak terjadi kesalahpahaman di publik,” ujar Tamzak saat ditemui Media Indonesia di Kantor Cabang Pelni Makassar, Selasa (24/2).
Ia membandingkan sistem ini dengan dunia penerbangan, ketika pengelolaan bandara berada di bawah satu otoritas, yakni InJourney melalui Angkasa Pura.
Sistem yang terintegrasi tersebut mencakup seluruh fasilitas, mulai dari area parkir, ruang tunggu, hingga proses boarding. Sebaliknya, di sektor pelabuhan, fungsi penyediaan fasilitas terminal dan operasional pelayaran berada pada entitas yang berbeda.
Dalam konteks tersebut, Tamzak menilai perlu adanya sinergi yang lebih kuat, khususnya terkait prosedur pemeriksaan barang bawaan.
Meski saat ini barang hand carry penumpang sudah melewati mesin X-ray, ia menekankan bahwa pengawasan harus terus diperketat agar seluruh barang yang masuk ke kapal, termasuk barang yang diangkut menggunakan mobil armada melalui jasa buruh, melalui standar pemeriksaan yang sama.
“Kita tidak hanya bicara soal ketentuan ukuran atau berat barang, tetapi juga tentang keamanan dan keselamatan pelayaran. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Mengingat kapal penumpang Pelni melayani rute antarpulau dengan durasi perjalanan panjang dan kapasitas yang besar, faktor keselamatan menjadi prioritas utama.
Pada musim ramai (peak season), kapal tipe 2.000 hingga 3.000 penumpang bahkan bisa menampung hingga 4.000 orang. Oleh karena itu, standar pengamanan harus dioptimalkan.
Saat ini, Pelni terus berkoordinasi dan memberikan masukan kepada pihak operator pelabuhan agar seluruh barang yang akan naik ke kapal dipastikan melalui mesin X-ray sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tujuannya bukan untuk saling menyalahkan, tetapi untuk memastikan keamanan penumpang dan armada tetap terjaga. Kami percaya dengan koordinasi yang baik, standar pelayanan dan keselamatan di pelabuhan akan semakin meningkat,” pungkasnya. (Z-1)
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
DINAS Kesehatan Sulawesi Selatan mencatat adanya ancaman serius penyebaran penyakit campak di Kota Makassar sepanjang tahun 2026. Sebanyak 187 kasus suspek dilaporkan.
Sebanyak 200 warga peserta mudik gratis akan diberangkatkan Minggu (15/3) dari Pelabuhan Makassar menuju Surabaya, menggunakan KM Labobar.
Komoditas seperti bawang merah dan bawang putih tercatat naik di kisaran 5 hingga 10 persen, harga cabai merah dan cabai besar juga naik.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Minggu (1/3), penerbangan kedatangan rute Jeddah–Makassar yang dioperasikan oleh maskapai Lion Air sukses mendarat dengan selamat membawa sebanyak 386 penumpang.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PANGLIMA TNI menetapkan siaga 1 melalui telegram yang dikirimkan beberapa waktu lalu. Komandan Komando Daerah Angkatan Laut melaksanakan penebalan keamanan di laut Jakarta.
Program Green Terminal dirancang sebagai skema sertifikasi fasilitas pelabuhan berbasis delapan pilar keberlanjutan.
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Akibat produktivitas bongkar muat yang menurun di beberapa jalur pelabuhan, pemilik kapal dan pengguna jasa pelabuhan mengeluh lantaran biaya operasional mereka melonjak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved