Jumat 26 November 2021, 18:53 WIB

KSP Desak Pelindo Percepat Pembangunan Jalan Makassar New Port 

Andhika Prasetyo | Ekonomi
KSP Desak Pelindo Percepat Pembangunan Jalan Makassar New Port 

Antara/Abriawan Abhe
Pembangunan Makassar new Port

 

KANTOR Staf Presiden mendesak manajemen PT Pelindo untuk segera menyelesaikan pengadaan lahan jalan akses Makassar New Port. 

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin Tetelepta kepada manajemen perseroan saat meninjau lokasi pengerjaan. 

“Ini harus cepat. Tidak bisa tidak. Groundbreaking harus dilaksanakan 28 Desember ini. Lahan harus sudah clean and clear,” ujar Febry pada rapat koordinasi di Kantor Pelindo, Makassar, Jumat (26/11). 

Ia mengatakan progres pembangunan akses jalan sudah terlalu molor dan kalau dibiarkan terus akan mengganggu proyek Makassar New Port secara keseluruhan. 

Seluruh pihak terkait, sambungnya, harus bisa bekerja cepat, melakukan berbagai terobosan agar target-target kembali bisa diselesaikan tepat waktu. 

Merespon pernyataan Deputi I KSP, Head of PMO Investment Arwin menyatakan pihaknya telah turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran lahan pada 23 November lalu. Langkah tersebut merupakan hasil dari rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh KSP empat hari sebelumnya. 

Baca juga : Telan Hampir Rp2 Triliun, Bendungan Cipanas Rampung pada 2023

“Itu sudah membuahkan percepatan terkait pengadaan lahan yang sebelumnya sangat lambat dilakukan. Alhamdulillah dalam 3 hari sudah selesai,” ucap Arwin. 

Saat ini, sebanyak 146 bidang tanah yang merupakan lokasi untuk akses jalan sudah berhasil dipetakan. Setelah itu, manajemen akan menyelesaikan daftar nominatif penerima uang ganti rugi (UGR). 

Adapun, detail-detail lain terkait peta bidang dan alih trase, Detailed Engineering Design, serta persiapan administrasi pembayaran UGR akan diselesaikan pada akhir pekan ini sembari PT Pelindo mempersiapkan pencairan UGR dengan Bank Mandiri. 

Hal itu dilakukan supaya tidak terjadi jeda yang terlalu lama antara penetapan daftar nominatif dengan realisasi pencairan. 

"Rencananya, pada 13-17 Desember 2021 pembayaran uang ganti rugi sudah diselesaikan," tandas Arwin. (OL-7)

Baca Juga

Ist

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, PStore Komit Penuhi Kepuasan Konsumen

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 00:30 WIB
KENYAMANAN konsumen menjadi salah satu hal yang harus dipenuhi setiap perusahaan untuk bisa tetap bertahan dalam...
DOK Pribadi.

Merek Lokal Queensland Luncurkan Koleksi Terbaru

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 23:09 WIB
Koleksi tersebut dapat ditemukan dan dibeli di toko offline yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan tersedia pada online store yang...
Dok. Nippon Paint

Ekspansi Bisnis ke sektor Konstruksi, Nippon Paint Akuisisi Selleys dan Vital Technical

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Minggu 05 Desember 2021, 22:10 WIB
akuisisi itu didasari potensi pasar retail SAFL dapat mencapai Rp6 Triliun per tahun berdasarkan penelitian pasar yang dilakukan secara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya