Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Makassar, BPBD Terjunkan Tim Penyelamat

Lina Herlina
24/2/2026 10:52
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Makassar, BPBD Terjunkan Tim Penyelamat
Hujan deras menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Makassar. BPBD mengevakuasi warga dan mengaktifkan sistem peringatan dini untuk mencegah dampak lebih luas.(MI/Lina)

SEJUMLAH warga terpaksa mengungsi dan puluhan rumah terendam setelah hujan deras melumpuhkan sejumlah wilayah di Kota Makassar, Selasa (24/2) dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan evakuasi darurat dan pemantauan intensif di titik-titik kritis.

Genangan dengan kedalaman bervariasi dilaporkan melumpuhkan akses jalan dan merendam permukiman padat penduduk dalam rentang waktu kurang dari satu jam, tepatnya antara pukul 06.10 hingga 07.00 WITA.

"Kami langsung siagakan seluruh personel di lapangan. Fokus utama adalah evakuasi warga yang terjebak dan memastikan tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli saat dikonfirmasi.

Berikut titik terdampak banjir dan genangan yang terpantau hingga pukul 07.00 WITA, yaitu Jalan Sermani 4, Kelurahan Tello Baru (Kec. Panakkukang). "Di sini, banjir tertinggi mencapai 100 cm. Warga dievakuasi menggunakan perahu karet," jelas Fadli.

Lalu di Kompleks Kodam III (Kotipa XVI–XII), Kelurahan Katimbang (Kec. Biringkanaya). Ketinggian air mencapai 30 cm. Akses kendaraan roda empat lumpuh total. Kemudian di Jalab Kecaping Raya Blok 8 (Kec. Manggala). Genangan setinggi 20 cm. Masih bisa dilalui kendaraan dengan hati-hati.

Di Kelurahan Kapasa RW 6 (Kec. Tamalanrea), air merendam rumah warga hingga 30 cm. Terakhir di Terowongan Rappokalling. Genangan mencapai 40 cm dan dalam pengawasan ketat petugas.

BPBD pun mengaktifkan sistem peringatan dini (EWS) dan alat ukur tinggi muka air (AWLR) untuk memantau pergerakan debit air secara real-time. Perahu karet, perlengkapan evakuasi, dan logistik darurat juga telah disiagakan di posko-posko terdekat.

“Kami bergerak bersama kecamatan, kelurahan, dan instansi terkait. Penanganan harus cepat dan tepat sasaran,” tegas Fadli.

Saat ini, situasi di sejumlah wilayah mulai terkendali, namun warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat yang membutuhkan pertolongan darurat dapat segera menghubungi Posko BPBD Kota Makassar yang siaga 24 jam. (Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya