Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KPK menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus suap terkait dengan pergantian antarwaktu anggota DPR dari PDIP.
"Beliau kan sudah sering membuat cuitan-cuitan begitu. Kita tahu cuitannya bagaimana," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (9/1).
Wahyu menjadi tersangka setelah terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap proses penetapan pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR dari Fraksi PDIP.
Lili mengatakan tim KPK hanya berniat melakukan penyegelan di markas PDIP terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
Diketahui, Wahyu meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu penetapan Harun sebagai anggota DPR RI pengganti antar waktu (PAW).
KPK total menetapkan empat tersangka dalam kasus itu.
KPK telah mengumumkan empat tersangka dalam kasus itu. Sebagai penerima, yakni Wahyu dan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF)
Menurut Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, PDIP PAW sudah dilakukan puluhan kali dan tidak ada sebuah proses negosiasi di luar ketentuan yang berlaku.
Saiful Ilah mengaku tidak tahu kasus yang membuat dirinya terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Sidoarjo.
"Apa yang menjadi tugas dan wewenang KPU ya dikerjakan berenam. (Tugas sosialisasi yang ditangani Wahyu Setiawan) ya nanti akan dibagi tugas lagi. Kan ada Wakorbidnya."
Penangkapan besar selama dua hari berturut-turut melalui OTT membuktikan kepemimpinan Firli Cs tetap garang terhadap para pelaku korupsi.
Ada petugas KPK yang berencana melakukan penggeledahan di kantor DPP PDIP. Namun perwakilan dari komisi antirasuah itu tidak bisa menunjukan bukti dan surat resmi sehingga kembali pulang.
Dikatakan Andi kasus yang kabarnya terkait posisi pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI PDIP tersebut merupakan kejahatan politik yang sangat serius dan sistematis.
KPK hanya melakukan penggeledahan di ruang kerja Wahyu Setiawan dan itu dilakukan pada Kamis pagi, sekitar pukul 7:30 WIB. Setelah itu, KPK meneyematkan segel di pintu ruang kerja Wahyu.
Oleh karena itu, proses penyadapan terhadap dua sosok tersebut tidak memerlukan persetujuan dari dewan pengawas.
Djarot mendapat info dugaan suap Caleg PDIP Harun Masiku terhadap Wahyu Setiawan untuk memuluskan proses PAW, namun ia tak mengetahui duduk perkara secara rinci
"Informasinya seperti itu ya (PAW). Makanya kita lihat dulu seperti apa (kasusnya)," kata Djarot
Menkopolhukam Mahfud MD, tidak mempersoalkan ketidaktahuan Dewan Pengawas (Dewas) mengenai operasi tangkap tangan komisioner Komisi Pemilihan Umum
Djarot menyebut penggeledahan yang semula akan dilakukan KPK gagal karena tidak dilengkapi dokumen resmi
Barang bukti yang diduga suap tersebut dalam bentuk mata uang asing
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved