Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Sementara hasil evaluasi penerapan kebijakan PSBB di empat wilayah yaitu Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala dinilai belum efektif
Sepanjang Ramadan terjadi lonjakan jumlah kasus positif virus korona mencapai 458 kasus dari 132 kasus menjadi 590 kasus.
Ketidakdisiplinan warga mengikuti protokol kesehatan saat lebaran dinilai menjadi faktor pemicu akan melonjaknya penyebaran virus korona.
Pemerintah Kota Banjarmasin kembali memperpanjang kebijakan PSBB di wilayah ibukota provinsi Kalsel hingga akhir Mei 2020
Hingga Kamis (21/5) jumlah kasus positif virus korona di Kalsel melonjak tajam menjadi 557 kasus. Jumlah kasus positif virus korona saat ini bertambah 73 kasus dari hari sebelumnya.
Selain untuk BLT Desa, dana desa juga bisa dimanfaatkan untuk pembentukan relawan Covid -19 di desa, posko karantina dan hal lain yang berhubungan dengan upaya mengatasi pandemi virus korona.
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie mengatakan penambahan nakes khusus covid-19 karena terjadi lonjakan kasus.
Pemusnahan barang bukti dengan cara digiling menggunakan truk molen. Sebelumnya narkoba dicampur dengan cairan deterjen.
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie, Rabu (20/5), menilai terus bertambahnya kasus positif virus korona di Kalsel mengkhawatirkan.
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan 2.000 tempat tidur untuk menghadapi puncak pandemi.
Dari 1.500 rapid test yang disiapkan tim gugus tugas, ada 1.361 pedagang dan pengunjung yang mejalani rapid test dengan hasil 129 orang atau 9,5% reaktif.
Tercatat ada 12 orang anak yang positif terpapar virus korona di Kalsel. Selain itu muncul klaster baru disebut klaster Antasari, penyebaran virus di kawasan perdagangan Antasari.
PEMERINTAH kabupaten/kota di Kalimantan Selatan diminta mewaspadai munculnya klaster-klaster baru penyebaran virus korona di wilayahnya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi pelaksanaan kebijakan dan pengamanan PSBB bersama tiga daerah diputuskan PSBB akan dimulai pada Sabtu (16/5) dinihari atau pukul 00.01 wita.
Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kalimantan Selatan akan diperluas setelah Menteri Kesehatan menyetujui usulan PSBB tiga daerah.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Provinsi Kalimantan Selatan akan mengambil alih penanganan kasus positif covid-19 di kabupaten/kota.
Sebanyak 190 ribu keluarga terdampak di luar sasaran program sosial pemerintah pusat menjadi tanggung jawab Pemprov Kalsel.
Pelepasan ke 11 pasien sembuh ini ditandai dengan pemberian bantuan paket sembako dari Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarbaru.
Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan pihaknya akan membuat program karantina khusus dan terpusat.
Kota Banjarmasin menjadi daerah dengan penerima bantuan terbanyak yaitu 30.340 keluarga, Tabalong 13.209 keluarga dan Kotabaru 12.457 keluarga.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved