Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim kemarau kebakaran lahan mulai terjadi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Sepanjang 2020 tercatat sudah muncul 157 titik api (hot spot) di sejumlah wilayah di Kalsel.
Hasil evaluasi, kebijakan PSBB tahap pertama di Kota Banjarmasin belum efektif. Masih banyak terjadi pelanggaran terkait ketentuan PSBB oleh masyarakat.
PSBB Kota Banjarmasin tahap kedua harus lebih optimal agar Banjarmasin segera bebas dari covid-19 dan ekonomi segera bangkit.
Hingga Rabu (6/5) jumlah kasus positif virus korona di Kalsel sebanyak 229 orang. Terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin 77 kasus.
Dari 1.856 desa di Kalsel hingga kini baru 12 desa di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar yang siap digulirkan program BLT desa.
Pemprov Kalsel fokus untuk menggerakkan sektor industri dan usaha kecil untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pada 2021.
Sebelumnya ada tiga daerah lain di Kalsel mengusulkan penerapan kebijakan PSBB selain Kota Banjarmasin, yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala.
Kasus positif korona terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin sebanyak 60 kasus.
Kasus penyebaran virus korona di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah merambah 13 kabupaten/kota di wilayah tersebut kecuali Kabupaten Hulu Sungai Utara.
"Seharusnya dalam pemberlakuan jam malam akses atau pintu masuk Kota Banjarmasin ditutup total."
Angka penyebaran wabah virus covid-19 di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah dan mengkhawatirkan. Ada 107 kasus dan 7 meninggal dunia
Juru Bicara Tim GugusTugas Percepatan Penanganan Virus Korona Kalsel, Muslim mengatakan mayoritas masyarakat Kalsel tidak mematuhi kebijakan jaga jarak selama pandemik covid-19.
Dalam rakor Pemprov Kalsel bersama empat wilayah Banjarbakula dibahas persiapan penerapan PSBB termasuk kesiapan infrastruktur, teknis pelaksanaan, maupun kesiapan dana.
Pemerintah Kota Banjarmasin segera menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar untuk percepatan penanganan covid-19
Dalam rangka percepatan penanganan pandemi virus korona ini Pemprov Kalsel juga telah menambah berbagai fasilitas perawatan pasien penderita virus korona di rumah sakit.
"Sesuai data yang ada di Kementerian Sosial ada 170 ribu keluarga miskin di Kalsel akan mendapatkan BLT masing-masing Rp600 ribu selama tiga bulan," tuturnya.
Pada Selasa (14/4), dapur umum yang didirikan Polda Kalsel menyalurkan ratusan paket makanan siap santap kepada warga miskin di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara.
Ketua Tim Gugus Tugas Tanggap Darurat Penanganan Virus Korona Kalsel, Abdul Haris Makkie mengatakan di samping memberantas virus korona juga dipersiapkan jaring pengaman sosial.
Direktur Narkoba Polda Kalsel, Kombes Iwan Eka Putra mengatakan status bersangkutan (Hendra) diduga adalah pemilik barang 208 kilo sabu.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved