Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI musim kemarau kebakaran lahan mulai terjadi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel). Sepanjang 2020 tercatat sudah muncul 157 titik api (hot spot) di sejumlah wilayah di Kalsel.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel menyebutkan hingga Mei 2020 jumlah sebaran titik api berdasarkan hasil pantauan satelit NOAA sebanyak 157 titik. Titik api terbanyak muncul di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 53 titik api, Kabupaten Balangan 34 titik, Kabupaten Tapin 20 titik dan Kabupaten Kotabaru 17 titik api.
"Memasuki kemarau ancaman kebakaran hutan dan lahan perlu kita waspadai, meski beberapa waktu terakhir tidak ada titik api yang muncul karena hujan terkadang masih turun," tutur Plt Kepala BPBD Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, Senin (11/5).
Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menginstruksikan pemerintah Kabupaten/Kota untuk mewaspadai dan mengambil langkah-langkah mengatasi ancaman karhutla. Untuk diketahui tahun sebelumnya Kalsel mengalami bencana karhutla cukup parah.
Baca Juga: 18 Titik Panas Terpantau di Babel
Pada 2019 sebaran titik api di Kalsel mencapai 839 titik berdasarkan pantauan satelit NOAA dan 1.121 titik berdasarkan pantauan satelit Aqua Terra. Titik tersebar di 13 kabupaten/kota kecuali Kota Banjarmasin. Pusdalops BPBD Kalsel terpaksa mengerahkan 10 helikopter water boombing selain tim operasi darat untuk mengatasi karhutla.
Terjadi 2.149 kali kebakaran lahan dengan luas lahan terbakar seluas 6.441 hektar dan 76 kali kebakaran di dalam kawasan hutan dengan luas 300 hektar. Pada 2019 Dinas Kehutanan Kalsel sempat menutup kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam akibat terjadinya kebakaran di kawasan tersebut.
Namun menurut data Kementerian LHK luas kebakaran hutan dan lahan di Kalsel diperkirakan lebih dari 100.000 hektar dimana lebih 2.000 hektar adalah kawasan lahan gambut. (OL-13)
Baca Juga: Kejati dan BPKP Awasi Penggunaan Dana Covid-19 NTT
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Cile dilanda krisis kebakaran hutan hebat. 20 orang tewas dan kota-kota di wilayah selatan hangus. Warga sebut tragedi ini lebih buruk dari tsunami.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved