Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
Hal ini diketahui karena maskapai nasional itu memiliki utang segunung yang mencapai Rp70 triliun.
Terpisah, Komisaris PT Garuda Indonesia Peter F Gontha mendukung usulan Erick soal pemangkasan anggota dewan komisaris.
Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta majelis hakim menjatuhi hukuman pidana penjara 12 tahun terhadap Hadinoto Soedigno
Kasus utang PT Garuda Indonesia (Persero) saat ini terjadi karena sikap pemerintah yang sejak awal kurang konsisten membantu maskapai pelat merah tersebut.
Selain itu, dirinya melihat dari sistem kebijakan yang ada sekarang tidak ditunjang dari aspek pengawasan.
Menteri BUMN Erick Thohir pun menegaskan akan merampingkan jumlah dewan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) atau GIAA menjadi 2 komisaris saja.
WAKIL Ketua DPR Rachmat Gobel mendukung upaya maskapai nasional Garuda Indonesia dalam menyelematkan bisnis perusahaan yang terlilit utang sebesar Rp70 triliun.
Erick Thohir menyebutkan akan merampingkan jumlah dewan komisaris PT Garuda Indonesia (Persero) atau GIAA menjadi 2 komisaris saja.
Dia menyebut alasan pengajuan permintaan penghentian pembayaran honorarium itu adalah karena krisis keuangan yang melanda perusahaan maskapai penerbangan nasional tersebut.
Peter Frans Gontha minta keterlibatan BPK, KPK, dan lembaga lain untuk mengusut tuntas dugaan korupsi yang dialami garuda
"Garuda adalah national flag carrier kita. Harus diselamatkan. Mohon support dan doanya," tandas Yenny.
Opsi pertama ialah Garuda bakal melakukan negosiasi dengan lessor pesawat. Yang kedua ialah akan melakukan restrukturisasi utang usaha, termasuk terhadap Badan Usaha Milik Negara
"Kami mendorong agar dua maskapai tersebut berupaya semaksimal mungkin menghindari terjadinya PHK. Bangun dialog bipartit untuk mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak,"
Hal itu termuat dalam dokumen Kementerian BUMN perihal hasil benchmarking atau penolokukuran dalam menetapkan empat opsi untuk Garuda Indonesia.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setia Putra disarankan harus menjadi raja tega dalam menyikapi keadaan Garuda Indonesia saat ini.
Pengamat menilai upaya perampingan operasional yang dilakukan Garuda sudah tepat. Dengan begitu, perseroan lebih selektif dalam menyediakan rute penerbangan.
Dia mengaku akan berkoordinasi dengan kementerian lain seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengambil langkah tegas dalam upaya menyelematkan.
Perseroan juga fokus pada penawaran program pensiun dini bagi karyawan, agar bisa bertahan dari krisis akibat pandemi covid-19.
Garuda Indonesia Group menjadi maskapai penerbangan nasional pertama di Indonesia yang melayani penerbangan dengan pilot dan awak kabin yang telah mendapatkan vaksinasi covid-19 lengkap.
PEMERINTAH Indonesia mengirimkan bantuan hibah berupa 200 unit oxygen concentrator kepada India, Rabu (12/5).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved