Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara soal bisnis maskapai nasional Garuda Indonesia yang diketahui memiliki utang Rp70 triliun.
Dia mengaku akan berkoordinasi dengan kementerian lain seperti Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengambil langkah tegas dalam upaya menyelematkan bisnis maskapai pelat merah tersebut.
"Kami akan mengambil langkah-langkah koordinasi dengan pak Menteri BUMN (Erick Thohir) dan Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) agar memastikan bahwa industri penerbangan kita bisa bertahan di saat yang sulit ini," ujar Sandiaga dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (24/5).
Sandiaga mengaku akan terus memantau kondisi bisnis penerbangan Garuda yang terpuruk selama pandemi ini. Garuda sendiri merestrukturisasi bisnisnya dengan memangkas setengah jumlah armada pesawat yang dioperasikan karena maskapai tersebut berusaha untuk bertahan dari krisis yang ditimbulkan oleh pandemi covid-19. Dari 142 pesawat, 70 armadanya akan dioperasikan dalam tahap restrukturisasi.
Baca juga: Punya Utang Rp70 Triliun, Garuda Mau Pangkas Setengah Armada
"Kami tentunya memantau situasi (Garuda). Salah satu elemen dalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif adalah perusahaan penerbangan dan Garuda flag carrier," ujar Sandiaga.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, mengatakan bahwa saat ini Garuda tengah memiliki utang sebanyak Rp70 triliun, meningkat lebih dari Rp1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok. Perusahaan itu memiliki arus kas dan ekuitas minus Rp41 triliun.
Garuda saat ini masih beroperasi dengan kapasitas berkurang hanya 41 pesawat, dan tidak dapat menambah menerbangkan pesawat lainnya karena belum melakukan pembayaran kepada lessor atau perusahaan leasing selama berbulan-bulan, tambah Irfan.
"Saya dan tim ingin fokus ke urusan pensiun dini ini yang sangat penting diputuskan oleh setiap pegawai untuk ikut atau tidak," ucap Irfan. (OL-4)
JELANG Hari Raya Idulfitri, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Wirausaha menggelar pelatihan membuat kue kering Lebaran bagi para ibu rumah tangga.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) Bersama UMKM Sahabat Sandi menggelar Workshop Baking Kue Kering Lebaran.
BUKA lapangan kerja, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Workshop Kuliner Olahan Emping Melinjo - Brownies Topping Emping & Emping Caramel.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
Garuda melakukan investiasi atas penyebab kerusakan hidung pesawat GA 176 Jakarta-Pekanbaru.
Menhub Dudy Purwagandhi mengimbau maskapai penerbangan internasional meningkatkan kewaspadaan menyusul konflik Iran-Israel-AS. Garuda
Tjandra Yoga Aditama mengatakan salah satu kasus campak di Australia dihubungkan dengan penumpang penerbangan Garuda Indonesia
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong industri penerbangan nasional khususnya Garuda Indonesia agar tidak tertinggal dari pesatnya perkembangan teknologi global.
SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menggunakan dua pesawat kepresidenan setiap kali melakukan kunjungan ke luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved