Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Seperti yang diketahui, pasien gagal ginjal kronik harus melakukan dialisis seumur hidup secara rutin.
Terdapat sebelas tersangka dalam kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) pada anak.
Masih berlanjutnya obat beracun ini membuat para orang tua terutama para ibu khawatir ketika anaknya mengalami demam.
Rekomendasi jangka pendek adalah menemukan penyebabnya serta proses penyembuhan dan jangka panjang adalah antisipasi dan mengawal proses transparan terhadap proses hukum
Salah satunya dari obat sirop dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang dikonsumsi pasien anak yang meninggal.
WAKIL Ketua KPAI Jasra Putra mendorong agar negara segera bertanggung jawab atas hilangnya hak ratusan korban akibat kasus gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA).
Langkah awal yang bisa dilakukan orangtua jika anak demam adalah mengukur suhu tubuh menggunakan termometer.
pihaknya sejak awal sudah meminta pemerintah untuk membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut secara tuntas kasus gangguan ginjal akut
KEPALA Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti enggan menjelaskan penyebab adanya kasus gagal ginjal akut di Ibukota. Ia hanya menegaskan bahwa memang ada dua kasus baru gagal ginjal akut.
Ia menilai ada dugaan pidana yakni kelalaian yang disengaja dan tercantum dalam pasal 359-360 KUHP.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) melaporkan satu anak suspek Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang diumumkan pada Februari 2023 dinyatakan negatif GGAPA.
"Tidak memenuhi kriteria gagal ginjal akut karena setelah ditangani dengan tata laksana yang biasa kondisinya membaik,"
Obat sirop Praxion diduga menjadi penyebab munculnya kasus baru gangguan ginjal akut progresif atipikal.
Hingga saat ini, hasil audit belum diumumkan sehingga tidak bisa mendapatkan kepastian pihak yang bertanggung jawab atas merebaknya gagal ginjal di Indonesia.
Industri farmasi yang produknya diduga menyebabkan kasus Gagal Ginjal Akut Atipikal (GGAPA) kembali muncul sudah melakukan penarikan produk secara sukarela (voluntary recall)
SIDANG lanjutan gugatan class action kasus gagal ginjal akut pada anak kembali ditunda hari ini, Selasa (7/2). Sejumlah tergugat dalam perkara ini tak hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Kasus baru gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) yang diduga mengonsumsi obat sirop produk Praxion dari PT Pharos Indonesia menarik poduknya dari pasaran.
OMBUDSMAN menyampaikan empat tindakan korektif pada Menteri Kesehatan dan dua tindakan korektif pada Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melaksanakan kewajiban
Hemodialisis hanya menggantikan fungsi ginjal dalam membuang toksin dan racun dalam tubuh, bukan mengobati.
Obat sirop tersebut terbukti mengandung cemaran yang Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved