Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi kasus gagal ginjal anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Surakarta, Jawa Tengah, bukan termasuk Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).
"Tidak memenuhi kriteria gagal ginjal akut karena setelah ditangani dengan tata laksana yang biasa kondisinya membaik," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi, Kamis (9/2).
Tata laksana dan manajemen klinis GGAPA pada anak tertulis dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022.
Dalam SK tersebut diatur mengenai definisi operasional, diagnosis, pemeriksaan fisik, rumah sakit rujukan, kesiapan rumah sakit, pengambilan dan pengiriman spesimen, dan penyelidikan epidemiologi.
Baca juga: Muncul Lagi Kasus Gagal Ginjal Akut, DPR Pertanyakan Fungsi Badan POM
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk saat ini hindari membeli obat sirop tanpa rekomendasi dari dokter.
"Konsultasikan terlebih dahulu ke tenaga kesehatan dan lebih baik jangan beli obat sendiri dulu," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya muncul kasus gagal ginjal baru pada anak yang dilaporkan di Dr Moewardi Surakarta pada Januari 2023. Namun setelah dilakukan penanganan kondisi pasien tersebut terus membaik.(OL-5)
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Setiap prosedur hemodialisis untuk mengatasi gagal ginjal membutuhkan infrastruktur, energi listrik, dan air dalam jumlah besar.
Total biaya penanganan gagal ginjal mencapai Rp13 triliun pada 2025. Angka ini menempatkan gagal ginjal di posisi kedua setelah penyakit jantung yang menelan biaya Rp17 triliun.
Mengapa transplantasi ginjal sulit berkembang di negara berkembang? Studi terbaru mengungkap 4 kendala utama, mulai dari biaya hingga faktor sosial.
TERAPI cuci darah selama ini identik dengan hemodialisis (HD) yang dilakukan secara rutin di rumah sakit. Padahal, pasien gagal ginjal memiliki pilihan terapi lain yakni CPAD
KPCDI desak pemerintah reformasi layanan ginjal. 98% pasien terjebak cuci darah akibat minim informasi, memicu beban BPJS Rp11 triliun dan angka kematian tinggi.
Trubus menilai bahwa pemerintah lebih memperdulikan nilai ekonomis dan mengabaikan nilai humanis
Kuasa Hukum dari Korban kasus GGAPA, Reza Zia Ulhaq menilai nominal ganti rugi pada keluarga korban Gugatan Class Action Gagal Ginjal Akut Pada Anak (GGAPA) masih jauh dari harapan.
Putusan gugatan gagal ginjal akut pada anak masih jauh dari harapan
Kasus gagal ginjal kronik yang membutuhkan cuci darah di RSHS jumlahnya mencapai 10-20 anak per bulan
PENGADILAN Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan gugatan class action kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) yang terdampak pada anak-anak
Produsen farmasi disebut harus ikut bertanggung jawab atas kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved