Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Bibit siklon tropis 93S juga terpantau di Samudra Hindia sebelah selatan Pulau Sumba dan bergerak ke arah tenggara.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan kilatan petir masih berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah.
Untuk 38 kota besar di Indonesia akan mengalami potensi cuaca berawan, berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, dan hujan disertai petir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Kamis, 27 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk waspada.
BNPB mengimbau pemudik untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi. Itu karena diprakirakan hujan lebat akan turun di masa arus mudik Lebaran 2025.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa saat periode arus mudik, ada potensi hujan dan angin kencang.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik ke Jawa Tengah mewaspadai potensi cuaca ekstrem.
Waspadai bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem berpotensi di puluhan daerah Pantura bagian barat hingga timur Jawa Tengah.
Berdasarkan pengamatan citra satelit cuaca pukul 05.30 WIB, lanjut Ferry Oktarisa, potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah masih akan berlangsung di 11 daerah
(BMKG) mengidentifikasi bibit siklon tropis 91S yang meningkatkan potensi cuaca signifikan di Wilayah Sumatra bagian Selatan dan Jawa Barat.
(Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) selama sepuluh hari terakhir sejak tanggal 11 Maret 2025 untuk menekan dampak curah hujan tinggi di Jakarta.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah
BMKG memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan sambaran petir di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
Faktor pemicu cuaca ekstrem meliputi adanya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia selatan Pulau Jawa.
Potensi cuaca ekstrem hanya di tiga daerah, namun warga tetap diminta untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
BMKG telah merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 18 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem
Menurut BMKG, sebanyak 38 kota besar di Indonesia, akan mengalami potensi berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, hingga hujan disertai petir.
Saat ini, sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur berada pada periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau atau pancaroba.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum berangkat, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan pribadi,"
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved