Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Beras turun mutu tersebut masih tersimpan di gudang Bulog, sambil menunggu instruksi pusat apakah dimusnahkan atau dijual ke industri pengolahan.
"Ini karena kebijakan pada kepemimpinan menteri pertanian sebelumnya. Bulog dipaksa serap banyak. Akhirnya dapat gabah dan beras yang kualitasnya tidak bagus."
Anton mengatakan selama ini Bulog belum pernah memusnahkan stok beras rusak, bahkan ketika ia memimpin Kementan.
Bulog DIY menargetkan penyerapan beras sebesar 89 ribu ton, hingga saat ini baru terkumpul sebanyak 31.619 ton atau sekitar 31%.
Namun, dia memastikan penjualan CBP ke pasar tidak akan membuat harga beras jatuh karena pemerintah akan menyesuaikannya dengan permintaan dan penawaran yang ada.
"Saya minta dibenahi manajamemen pengelolaan cadangan beras penerintah, penumpukan stok beras yang tidak tersalurkan harus jauh-jauh hari kita pikirkan," katanya
Sekretaris Perusahaan Bulog Awaludin Iqbal menjelaskan sebenarnya stok beras yang turun mutu atau kualitas itu bukan dimusnahkan.
Di Bangka saat ini ada 200 lebih e-warung, dan baru 40 persen atau 81 e-warung yang mengambil suplay beras dari Bbulog. Selebihnya masih memilih pasokan dari penyalur beras swasta.
Hal itu tercermin dari z-score perseroan yang berada pada zona distress alias lampu merah dengan nilai 0,93.
Volume tersebut dinilai masih sangat kecil mengingat stok pembuka perseroan pada awal tahun ini mencapai 2,1 juta ton
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan beras sebanyak itu memang sudah tidak layak dikonsumsi manusia namun masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak.
PERUM Bulog menghadapi kegamangan menangani persoalan beras turun mutu karena sudah terlalu lama di simpan di dalam gudang.
Banyak beras yang menumpuk di Gudang Buloh mengalami penurunan mutu yang mengakibatkan kurang layak dijual ke pasar.
Untuk mengurangi stok beras di gudang, bulog menggelar stabilitasi harga beras di pasar dalam rangka program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH).
Dalam Permentan disebut cadangan beras yang telah mengalami penurunan mutu harus dimusnahkan,namun persoalan ganti rugi belum juga terselesaikan karena kajian tentang hal itu belum selesai
Bulog, saat ini, harus mematuhi penugasan dari banyak instansi pemerintah seperti Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Sosial.
Komisi IV DPR meminta Badan Pangan Nasional merupakan bagian dari transformasi Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog)
"Dengan jumlah stok itu dan tersebar di seluruh Indonesia, Bulog siap melaksanakan ketersediaan pasokan sesuai dengan penugasan pemerintah."
Sebelumnya, Gatot merupakan salah satu Deputi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kerja sama tersebut diharapkan bisa menyalurkan pasokan beras Bulog yang sudah cukup lama mengendap di gudang-gudang.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved