Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KISRUH beras turun mutu di Perum Bulog nampaknya belum berakhir. Pasalnya, pada tahun depan, pemerintah memastikan akan melanjutkan Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kepada 15,6 juta keluarga penerima manfaat. Sedangkan beras sejahtera (rastra) sudah tidak diberlakukan.
Selama ini, Bulog beralasan beras-beras di gudang mereka mengalami penurunan mutu lantaran keran penyaluran kepada masyarakat ditutup rapat. Semula, melalui kebijakan bantuan beras sejahtera (rastra), Bulog bertanggung jawab penuh atas penyaluran ke seluruh masyarakat miskin di Indonesia.
Namun, dengan skema BPNT hal tersebut tidak berlaku. Bulog harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan swasta dalam memasok beras ke warung-warung penyalur BPNT. Akhirnya, banyak beras di gudang perseroan yang tersendat keluar dan menumpuk hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Kemensos) Andi Dulung memastikan pada tahun depan, pemerintah tidak akan memberikan penugasan khusus kepada Bulog untuk menyalurkan beras untuk BPNT.
Hal tersebut tidak bisa dilakukan lantaran di dalam payung hukum yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial secara Non-Tunai disebutkan penyaluran beras bisa dilakukan secara bebas oleh siapa saja.
"Kalau ada penunjukkan ke Bulog nanti menyalahi aturan. Kita belum ada tanda-tanda untuk menugaskan Bulog," kata Andi kepada Media Indonesia, Rabu (11/12).
Baca juga: Kemensos Tunjuk Bulog Salurkan Beras untuk BPNT
Andi mengatakan skema seperti ini justru akan menguatkan sisi komersial Bulog yang selama ini bergantung pada pemerintah untuk penyaluran beras.
"Ini sekaligus rantangan buat Bulog, untuk bisa seperti swasta," tuturnya.(OL-5)
Perum Badan Usaha Logistik (Bulog) menargetkan pendapatan dari pemanfaatan aset untuk pengembangan bisnis mencapai Rp100 miliar pada 2025.
ANGGOTA Komisi IV DPR RI, Ananda Tohpati, meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk segera mengatasi kenaikan harga beras agar tidak menyusahkan masyarakat.
DIREKTUR Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa sejauh ini Bulog telah melakukan penyaluran beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) melalui berbagai skema.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menyatakan bahwa stok cadangan beras pemerintah (CBP) masih dalam angka aman. Sebelummya diberitakan beras premium dan medium mulai langka
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ruszaeni, menjelaskan angka stunting di Kabupaten Tegal menunjukan trend penurunan meski relatif masih tinggi.
PERUM Bulog melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tahun 2025 kembali mengarahkan fokusnya pada tiga bidang prioritas.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) akan berkolaborasi untuk mendorong kreativitas siswa Sekolah Rakyat melalui pengembangan ekonomi kreatif.
Edi mengaku bingung dengan keputusan KPK menjerat dirinya sebagai tersangka. Padahal, menurut dia, Juliari merupakan mantan pimpinan di Kemensos yang harusnya bertanggung jawab.
Sekolah Rakyat telah beroperasi di 100 titik di seluruh Indonesia dan jumlahnya akan bertambah menjadi 165 titik pada September 2025 mendatang.
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kebutuhan dasar bagi para korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah terpenuhi
KPK kembali mengembangkan kasus dugaan rasuah terkait penyaluran bansos di Kemensos. Surat perintah penyidikan (sprindik) diterbitkan dari Agustus 2025.
Kemensos mengirim bantuan logistik untuk korban bencana gempa di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved