Kamis 05 Desember 2019, 21:49 WIB

Beras Rusak Akibat Penyaluran Terlambat

Andhika prasetyo | Ekonomi
Beras Rusak Akibat Penyaluran Terlambat

Antara
Stok beras di gudang Bulog, Jakarta

 

MANTAN Menteri Pertanian Anton Apriyantono kondisi menumpuknya beras di gudang Perum Bulog hingga menyebabkan penurunan  mutu bukan disebabkan kebijakan impor atau pengadaan dalam negeri yang terlampau besar.

Jumlah pasokan yang diserap terhitung normal. Stok yang sekarang mencapai 2 juta ton adalah angka yang ideal.

Anton mengatakan persoalan utama dari permasalahan Bulog kali ini adalah penyaluran yang terhambat dan terlambat.

“Keluarnya terlambat. Programnya seperti apa? Kenapa tidak disalurkan itu beras?” ujar Anton di Jakarta, Kamis (5/12).

 

Semestinya, jika dialokasikan untuk keperluan beras sejahtera, pascaoperasi pasar, tidak akan ada masalah penyaluran.

Anton mengatakan selama ini Bulog belum pernah memusnahkan stok beras rusak, bahkan ketika ia memimpin Kementan.

“Belum pernah terjadi seperti ini. Dulu kan seimbang antara yang masuk dengan yang keluar,” jelas Anton.

Anton pun meminta pemerintah mengevaluasi stok beras yang sudah tidak layak di gudang-gudang Perum Bulog.

Ia khawatir jumlah beras yang rusak atau turun mutu mencapai lebih dari 20.000 ton, jumlah yang santer diberitakan belakangan ini. (OL-8)

Baca Juga

Dok.SIG

SBI Raih Juara Pertama Investment Award 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 22:38 WIB
Investasi Pabrik Tuban dinilai perbaiki lingkungan, sosial, dan...
MI/USMAN ISKANDAR

Kondisi Politik akan Menentukan Geliat Ekonomi

👤Ficky Ramadhan 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:38 WIB
Para pengusaha ataupun investor juga akan melihat dari track record calon Presiden tersebut untuk menjadi pertimbangan bagi para investor...
ANTARA

Kepemimpinan Kuat Erick Thohir Sedot Investor Besar Dari Luar Negeri

👤Widhoroso 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 18:23 WIB
BUAH kepemimpinan Erick Thohir tiga tahun menahkodai Kementerian BUMN menuai banyak hasil gemilang. Berkat kebijakan Erick Thohir, sejumlah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya