Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih menilai penyebab karut marut stok beras di Bulog adalah regulasi yang tidak sinkron antarkementerian.
Sebagaimana diketahui, perseroan saat ini harus bertanggung jawab kepada banyak instansi pemerintah seperti Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Sosial.
Hal tersebut membuat pengambilan kebijakan untuk penugasan kepada Bulog menjadi rumit dan berbelit-belit.
"Akhirnya mau mengeluarkan beras saja harus melalui rakortas. Mau ganti uang disposal pakai rakortas. Impor pakai rakortas," ujar Henry di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/12).
Baca juga: Indonesia Ranking 4 di ASEAN Soal Pembinaan UMKM
Hal-hal seperti itu sudah berlangsung sejak lama hingga pada akhirnya menimbulkan situasi yang merugikan bagi perseroan di masa sekarang.
Selain itu, Henry juga menggarisbawahi perubahan skema bantuan Beras Sejahtera menjadi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Ia berpendapat pergantian kebijakan itu tidak diiringi kajian mendalam terkait dampak yang akan diterima oleh Bulog.
"Di hulu, Kementerian Pertanian menugaskan Bulog serap gabah beras sebanyak-banyaknya. Tapi di hilir, Kementerian Sosial menutup keran penyaluran Bulog. Bagaimana stok bisa keluar?" ucap dia.
Maka dari itu, sambungnya, sudah semestinya pemerintah memiliki Badan Pangan Nasional yang khusus mengatur terkait pangan, mulai dari produksi di hulu hingga pemenuhan kebutuhan di hilir.
Nantinya lembaga tersebut adalah satu-satunya regulator yang bisa memberikan penugasan kepada Bulog sebagai operator. (OL-8)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan bahwa pemerintah menargetkan peningkatan stok cadangan beras pemerintah (CBP) hingga 2029 di angka 4 juta ton.
Aceh menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi karena tingkat dampak bencana yang berat serta sejumlah daerah yang aksesnya sempat terputus.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Sebanyak 1,5 juta ton beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan disalurkan untuk seluruh masyarakat Indonesia.
Di sisi distribusi, Bulog telah menyalurkan vantuan pangan sebesar 708 ribu ton sebagai perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved