Selasa 10 Desember 2019, 18:38 WIB

Tumpang Tindih Regulasi Akar Karut-marutnya Stok Beras Bulog

Andhika prasetyo | Ekonomi
Tumpang Tindih Regulasi Akar Karut-marutnya Stok Beras Bulog

Antara
Pekerja mengangkut karung berisi beras di Gudang Perum Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (5/12)

 

KETUA Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih menilai penyebab karut marut stok beras di Bulog adalah regulasi yang tidak sinkron antarkementerian.

Sebagaimana diketahui, perseroan saat ini harus bertanggung jawab kepada banyak instansi pemerintah seperti Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Sosial.

Hal tersebut membuat pengambilan kebijakan untuk penugasan kepada Bulog menjadi rumit dan berbelit-belit.

"Akhirnya mau mengeluarkan beras saja harus melalui rakortas. Mau ganti uang disposal pakai rakortas. Impor pakai rakortas," ujar Henry di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/12).

 

Baca juga: Indonesia Ranking 4 di ASEAN Soal Pembinaan UMKM

 

Hal-hal seperti itu sudah berlangsung sejak lama hingga pada akhirnya menimbulkan situasi yang merugikan bagi perseroan di masa sekarang.

Selain itu, Henry juga menggarisbawahi perubahan skema bantuan Beras Sejahtera menjadi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Ia berpendapat pergantian kebijakan itu tidak diiringi kajian mendalam terkait dampak yang akan diterima oleh Bulog.

"Di hulu, Kementerian Pertanian menugaskan Bulog serap gabah beras sebanyak-banyaknya. Tapi di hilir, Kementerian Sosial menutup keran penyaluran Bulog. Bagaimana stok bisa keluar?" ucap dia.

Maka dari itu,  sambungnya, sudah semestinya pemerintah memiliki Badan Pangan Nasional yang khusus mengatur terkait pangan, mulai dari produksi di hulu hingga pemenuhan kebutuhan di hilir.

Nantinya lembaga tersebut adalah satu-satunya regulator yang bisa memberikan penugasan kepada Bulog sebagai operator. (OL-8)

Baca Juga

MI/Yoseph Pencawan

Pelindo 1 Catatkan Peningkatan Trafik Peti Kemas di Tengah Pandemi

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 24 Januari 2021, 12:09 WIB
Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, yang merupakan terminal petikemas terbesar milik Pelindo 1, bongkar muat peti kemas di terminal domestik...
ANTARA/Juwita Trisna Rahayu

Dirut Batik Air Tutup Usia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 24 Januari 2021, 12:08 WIB
Capt Achmad Luthfie meninggal dunia, Sabtu (23/1) pukul 21.08 di salah satu rumah sakit di...
MI/Susanto

Pasar Mitra Tani Kementan Sediakan Daging Sapi

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 24 Januari 2021, 11:06 WIB
Dijelaskannya lebih lanjut, PMT menyiapkan stok daging sapi beku dengan jumlah yang cukup sehingga masyarakat tidak perlu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya