Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih menilai penyebab karut marut stok beras di Bulog adalah regulasi yang tidak sinkron antarkementerian.
Sebagaimana diketahui, perseroan saat ini harus bertanggung jawab kepada banyak instansi pemerintah seperti Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Sosial.
Hal tersebut membuat pengambilan kebijakan untuk penugasan kepada Bulog menjadi rumit dan berbelit-belit.
"Akhirnya mau mengeluarkan beras saja harus melalui rakortas. Mau ganti uang disposal pakai rakortas. Impor pakai rakortas," ujar Henry di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/12).
Baca juga: Indonesia Ranking 4 di ASEAN Soal Pembinaan UMKM
Hal-hal seperti itu sudah berlangsung sejak lama hingga pada akhirnya menimbulkan situasi yang merugikan bagi perseroan di masa sekarang.
Selain itu, Henry juga menggarisbawahi perubahan skema bantuan Beras Sejahtera menjadi Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Ia berpendapat pergantian kebijakan itu tidak diiringi kajian mendalam terkait dampak yang akan diterima oleh Bulog.
"Di hulu, Kementerian Pertanian menugaskan Bulog serap gabah beras sebanyak-banyaknya. Tapi di hilir, Kementerian Sosial menutup keran penyaluran Bulog. Bagaimana stok bisa keluar?" ucap dia.
Maka dari itu, sambungnya, sudah semestinya pemerintah memiliki Badan Pangan Nasional yang khusus mengatur terkait pangan, mulai dari produksi di hulu hingga pemenuhan kebutuhan di hilir.
Nantinya lembaga tersebut adalah satu-satunya regulator yang bisa memberikan penugasan kepada Bulog sebagai operator. (OL-8)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved