Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
Darmin mengatakan bahwa itu adalah beras yang merupakan stok lama.
Tindakan itu dikhawatirkan berpotensi membawa kerugian sehingga BPK harus masuk mengaudit Bulog.
Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengungkapkan, kendati tak ada dukungan anggaran, perseroan tetap harus membuang beras yang mengalami kerusakan.
Ratusan ton beras tidak layak ini memang disimpan lama karena disiapkan hanya untuk bantuan sosial.
Selain inovasi untuk meningkatkan dan menjaga kualitas berasnya, Bulog perlu memperkuat koordinasi dengan Kemensos terkait data Keluarga Penerima Manfaat dan proses penyalurannya
KEMENTERIAN Sosial akhirnya menunjuk Perum Bulog sebagai penyalur beras utama program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).
Sebagai manajer suplai, Bulog juga diizinkan menggandeng perusahaan-perusahaan di daerah untuk mendukung pelaksanaan tugas tersebut
Penunjukan sebagai manajer suplai Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) membuat peran Bulog menjadi jelas.
Bulog juga didorong untuk 100% menyalurkan beras ke elektronik warung gotong royong (e-Warong).
Untuk menghindari beras impor membusuk percuma di gudang, Bulog berharap dilibatkan semaksimal mungkin dalam Program Bantuan Pangan Non tunai (BPNT). Bulog akan menyalurkan beras terbaru
Beras-beras tersebut sudah berada di gudang perseroan sejak tahun lalu yang merupakan hasil pengadaan luar negeri atau impor.
Selama ini, beras Bulog kurang diminati para penerima manfaat BPNT. Hal itu terlihat dari berkurangnya volume penyaluran beras perseroan di gerai e-warong.
Pessel merupakan lumbung padi di Sumatera Barat. Namun potensi itu belum tergarap maksimal
Masyarakat yang mengolah sagu saat ini sangat sedikit jumlahnya dan berdampak pada kenaikan harga sagu, karena produksi sagu sedikit dan harganya menjadi lebih mahal dari beras.
Bulog memastikan ketersediaan beras tetap mencukupi meski CBP disalurkan ke korban bencana.
Bulog Divre Sumatra Selatan dan Bangka Belitung sepanjang Januari hingga Mei sudah menyerap 21.000 ton beras dari petani.Harga beli yang digunakan Bulog bukan menggunakan harga pemerintah.
Penumpukan beras bisa mengakibatkan kerugian lantaran beras tersebut menjadi busuk karena tak terpakai
Bulog itu ditugaskan untuk membeli beras dari masyarakat pada musim panen, tapi tidak ada penyalurannya. Karena tidak dikeluarkan, jadi kuning, akhirnya dibuang dan itu mubazir
Dulu, kata Bachtiar, natura sempat diberikan dengan membagikan beras. Namun kemudian, tunjangan tersebut diberikan dalam bentuk uang.
Stok beras sebesar 2,05 juta ton tersebut merupakan stok dari pengadaan tahun lalu baik penyerapan dalam negeri maupun impor.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved