Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, jika beras yang ada di gudang Perum Badan urusan Logistik (Bulog) sudah tidak layak untuk dikonsumsi baik untuk pangan maupun pakan, hal tersebut sebaiknya dilakukan audit.
"Dari dulu juga selalu ada itu beras Bulog yang kemudian dianggap ngga layak lagi dikonsumsi, ya tinggal diaudit saja, berapa nilainya, kenapa dia begitu," katanya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/7).
Baca juga : Pemerintah Tidak akan Ganti Rugi Beras Bulog yang Rusak
Sebelumnya diberitakan, Bulog menyebutkan bahwa ada sekitar 50 ribu ton beras di gudang Bulog yang sudah sangat berpotensi turun mutu.
Terkait hal itu, Darmin mengatakan bahwa itu adalah beras yang merupakan stok lama.
"Kalau sudah terganggu kualitasnya, itu pasti harus direview, dicek oleh ahlinya, itu masih bisa ngga direproses, kalau ngga bisa, ya ngga bisa. (Atau) Bisa direproses mungkin (untuk) kasih makan kuda," pungkasnya. (OL-7)
WAKIL Direktur Utama Perum Bulog Marga Taufiq bersama Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Tengah Sri Muniati mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati dalam kunjungan kerja ke Jawa Tengah.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Selain stok beras CBP sebanyak 22.000 ton, Bulog Sulteng juga memiliki stok gula sekitar 236 ton serta minyak goreng sebanyak 537.000 liter.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved