Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BULOG Sub Divisi Regional (Divre) Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, telah memanfaatkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebanyak 18,2 ton milik tiga kabupaten untuk diberikan ke korban bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada pekan lalu..
Tiga Kabupaten yang dimaksud, adalah Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang, Bengkulu. Kepala Bulog Sub Divre Rejang Lebong, Samsudin Agung di Bengkulu mengatakan CBP yang disalurkan berdasarkan permintaan dari masing-masing kabupaten melalui surat keputusan bupati.
CBP yang disalurkan di tiga kabupaten dengan rincian untuk Rejang Lebong sebanyak 6.700 kg, Lebong sebanyak 6.500 kg, dan Kepahiang sebanyak 5 ribu kg.
Baca juga: Jelang Lebaran, Bulog Klaim Stok Pangan Pokok Aman
Sementara itu, ketersediaan beras di Gudang Bulog Sub Divre Rejang Lebong, disebutkan Samsudin, masih cukup. Stok untuk beras premium sebanyak 140 ton dan stok beras medium sebanyak 211 ton.
Bulog juga memastikan ketersedian beras yang dimiliki cukup untuk tiga bulan ke depan. (OL-7)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved