Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 240 ton beras sejatera (rastra) ditemukan tidak layak konsumsi dan mubazir tersimpan di gudang Bulog Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur.
Ratusan ton beras ini diduga disimpan terlalu lama sehingga mengakibatkan beras mulai membusuk dan turun mutu, sehingga tidak layak lagi dikonsumsi oleh masyarakat.
Kasubdivre Perum Bulog Larantuka Piter Dehan saat ditemui di lokasi gudang, Sabtu (13/7) mengakui telah melaporkan kondisi ini ke kantor pusat dan masih menunggu jawaban dan keputusan dari kantor pusat untuk langkah yang dilakukan terhadap ratusan ton beras yang tidak layak ini.
"Saat ini ada 240 ton beras yang tidak layak konsumsi lagi atau turun mutu. Beras yang tidak layak ini akibat disimpan terlalu lama di dalam gudang. sehingga menurun mutunya dan tidak layak lagi didistribusikan ke warga," ujar Piter.
Diakuinya, ratusan ton beras tidak layak ini memang disimpan lama karena disiapkan hanya untuk bantuan sosial. Sehingga jika tidak ada permohonan bantuan, beras-beras tersebut tetap disimpan dan tidak dapat dimafaatkan untuk urusan yang lain selain untuk bantuan sosial.
Piter juga menyampaikan, ratusan ton beras yang tidak dipakai lagi, tidak berdampak pada sistem distribusi beras ke warga-warga karena ketersediaan beras masih mencukupi hingga Oktober mendatang.
"Distribusi beras tetap lancar pak, artinya ratusan ton beras yang turun mutu ini tidak memengaruhi kuota tetap untuk distribusi ke masyarakat. Untuk Flotim daratan sudah didistribusikan seluruhnya, dan hari ini sebanyak 271 ton akan didistribusikan ke Adonara," ujar dia.
Dia juga memastikan kuota beras masih mencukupi hingga Oktober mendatang karena masih tersimpan sebanyak 1.000 ton rastra di gudang..
Sementara itu terkait proses distribusi rastra, Piter pun menambahkan proses distribusi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan 14.108 kepala keluarga yang dilakukan melalui jalur darat dan jalur laut.
"Aktivitas bongkar muat untuk distribusi ke sejumlah wilayah terus kami lakukan baik melalui jalur darat maupun jalur laut, karena kondisi geografis wilayah Flotim yang merupakan kepulauan, terdiri dari Pulau Adonara dan Pulau Solor, sehingga kami juga menggunakan kapal laut untuk distrubusi rastra ini," pungkasnya. (X-15)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved