Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM beberapa tahun ke depan, jumlah populasi di Tanah Air akan terus tumbuh. Artinya, kebutuhan akan bahan pangan, terutama beras, pasti akan ikut meningkat.
Sementara di sisi lain, ketersediaan sawah semakin menyempit karena terjadinya konversi lahan tanam padi ke permukiman, industri serta infrastruktur lainnya.
Untuk mengatasi persoalan itu, Center for Indonesia Policy Studies (CIPS) melihat ada dua cara yang bisa dilakukan pemerintah.
Pertama ialah impor. Pemerintah tidak perlu pusing memikirkan lahan dan produksi karena hanya tinggal membeli beras dari luar negeri.
Namun, itu bukanlah pilihan yang populis dan sangat berpotensi menimbulkan kecaman.
Maka itu, hanya tersisa opsi kedua untuk dijalankan yakni dengan pengembangan padi hibrida yang memiliki tingkat produktivitas tinggi.
Baca juga: Satgas Pangan Ringkus 5 Pemalsu Gula Putih
CIPS mengungkapkan benih padi hibrida memiliki produktivitas hingga 10 ton per hektare (ha). Bandingkan dengan benih padi konvensional atau inbrida yang selama ini digunakan yang hanya mampu memproduksi rata-rata 5,15 ton per ha.
Artinya, dengan luas sawah yang lebih sedikit, produksi tetap bisa maksimal.
Namun, sayangnya, hingga saat ini, Kementerian Pertanian seakan tidak menganggap pengembangan padi hibrida sebagai prioritas.
"Kami tidak menemukan program ini dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024," ujar peneliti senior CIPS Indra Krishamurthi di Jakarta, Selasa (6/8).
Bukti abainya Kementan terhadap ketahanan pangan di masa mendatang, ucap Indra, terlihat dari rasio pengembangan padi hibrida yang saat ini baru sebesar 1% dari total luas tanam yang mencapai 15 juta ha.
Mereka juga mengalokasikan dana yang sangat kecil untuk penelitian padi hibrida.
"Penelitian padi hibrida itu hanya ada di Balai Besar Penelitian Padi di Jawa Barat dan itu hanya ditangani tiga peneliti. Bandingkan dengan tiongkok yang memiliki pusat penelitian padi hibrida di seluruh provinsi. Ini kan menggambarkan betapa tidak seriusnya pengembangan padi yang modern," tuturnya. (OL-2)
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
BADAN Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa surplus beras nasional melonjak signifikan hingga 243,2% dalam kurun empat tahun terakhir.
Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aulia Furqon, menyampaikan apresiasi atas capaian swasembada beras 2025.
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved