Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur menjamin ketersediaan beras tetap aman hingga puncak musim kemarau pada Oktober nanti.
Saat dikonfirmasi Rabu (24/7) Kepala Subdivre Perum Bulog Larantuka, Piter Dehan menyatakan ketersediaan beras di gudang sejauh ini mampu mencukupi kebutuhan hingga tiga bulan ke depan memasuki puncak musim kemarau nanti.
"Stok beras di gudang Bulog saat ini masih aman dan dipastikan mencukupi. Saat ini masih tersimpan 1000 ton di gudang, sehingga dipastikan kuota masih aman sampai dengan Oktober. Rencananya pada akhir bulan ini kami akan mendistribusikan beras rastra bagi 14.108 kepala keluarga untuk dua bulan, yaitu Juli dan Agustus," kata Piter.
Terkait sejumlah kendala yang dihadapi dalam proses distribusi rastra ini, Piter mengakui kondisi geografis sebagai wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan proses distribusi melalui dua jalur. Yaitu jalur darat dan jalaur laut yang harus menggunakan kapal.
"Aktivitas bongkar muat untuk distribusi ke sejumlah wilayah terus kami lakukan baik melalui jalur darat maupun jalur laut, karena kondisi geografis wilayah Flotim yang merupakan kepulauan, terdiri dari Pulau Adonara dan Pulau Solor. Sehingga kami juga menggunakan kapal laut untuk distribusi rastra ini. Untuk jalur laut, biasanya kami menggunakan kapal kayu untuk distribusi rastra ke Pulau Adonara dan Pulau Solor," kata Piter.
Namun sudah sebulan ini kapal kayu tersebut rusak, menyebabkan sedikit tersendat proses distribusinya, sehingga pekan lalu Bulog menggunakan kapal tol laut untuk membantu distribusi beras sebanyak 271 ton rastra ke Pulau Adonara untuk jatah 6 bulan, terhitung Januari hingga Juni.
baca juga: Status Lombok Barat Jadi Tanggap Darurat
Saat disinggung kualitas beras, Kasubdivre Bulog Larantuka memastikan kualitas beras saat ini layak untuk dikonsumsi. Sedangkan beras yang tidak layak akan disimpan di dalam gudang dan tidak didistribusikan. Sebelumnya, dilaporkan sebanyak 240 ton beras tidak layak atau turun mutu masih tersimpan di dalam gudang, karena masih menunggu keputusan dari bulog pusat usai mengambil sampel dan uji laboratorium. (OL-3)
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved