Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog terus melakukan inovasi demi meningkatkan kualitas produk-produk yang dihasilkan. Salah satunya menciptakan cocoon, sebuah fasilitas penyimpanan yang mampu menjaga kualitas beras selama jangka waktu tertentu.
Direktur operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh menjelaskan cocoon bisa menjaga kadar karbondioksida dan oksigen pada beras di titik tertentu. Dengan begitu, tidak ada lagi kesempatan bagi hama untuk hidup dan mengganggu sehingga menurunkan mutu beras.
Metode tersebut pun telah diuji coba dan menunjukkan hasil yang positif. Pada tahun lalu, Perum Bulog menyimpan 180 ton beras dengan cocoon di Gudang Duyungan, Surakarta, Jawa Tengah.
Setahun kemudian, tepatnya Rabu (14/8), cocoon tersebut dibuka dan beras yang berada di dalamnya masih dalam kondisi yang baik.
Baca juga: Beras BPNT Dinilai Lebih Bagus Dibandingkan Bulog
Hama-hama yang biasa muncul pada bulan kedua atau ketiga penyimpanan tidak bisa melakukan perkembangbiakan dan bahkan mati. Jumlah hama yang mati pun sangat sedikit dan terkumpul dalam setiap pojok sungkup.
"Terbukti penyimpanan dengan metode cocoon ini dapat mempertahankan kualitas beras seperti saat beras tersebut pertama kali disimpan. Tidak ada perubahan kualitas baik dari sisi warna, bau, dan penampakan," ucap Tri.
Metode cocoon juga masuk ke kategori penyimpanan yang ramah lingkungan karena tidak mengandung obat-obatan berbahan baku kimiawi. Hal itu jelas berbeda dengan penyimpanan konvensional yang memerlukan perlakuan spraying dan fumigasi dengan bahan kimia.
Dengan keberhasilan dalam uji coba inovasi penyimpanan tersebut, Bulog semakin optimistis penugasan menjaga stok pangan terutama beras dapat dilakukan dengan baik dengan kualitas yang sesuai standar.
Ke depan, metode itu akan diterapkan di seluruh gudang perseroan dan menjadi bagian dari pelayanan Bulog dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk menjaga stok pangan pada jumlah yang aman dan dalam jangka waktu yang lebih lama. (OL-2)
Selain ketersediaan beras, Bulog juga memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali
Perum Bulog resmi melepas kontainer ekspor Beras Befood Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia Tahun 2026.
Gabah tersebut tetap dibeli sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram meski kualitasnya menurun akibat terendam lumpur.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Perum Bulog melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pasar secara serentak di seluruh Indonesia guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga beras serta Minyakita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved