Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH korban si kembar Rihana-Rihani, penipu penjualan iPhone mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka mengaku teman dekat kakak beradik itu.
"Kita berempat ini sahabat dekatnya Rihani. Jadi kita sahabat dekat dan kita yakin ya, teman kuliahan sih. Satu kampus di salah satu universitas di Jakarta dan kita kenal keluarganya, tahu rumahnya, jadi kita mau ikut jualin produk mereka," kata salah satu korban, Masayu Nurul Hidayati di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 4 Juli 2023.
Masayu adalah reseller atas penjualan produk handphone Rihana-Rihani sejak Agustus 2021. Masayu mengaku merugi Rp2,5 miliar untuk transaksi 299 unit handphone.
Baca juga : Ditahan, Si Kembar Rihana-Rihani Kena Pasal Berlapis Kasus Penipuan iPhone
"Sekitar 600 unit itu yang berhasil keluar, yang enggak keluar 299 unit. Sementara yang dibawahnya nagih, saya harus nagih ke siapa kalau enggak ke Rihana-Rihani," ungkap Masayu.
Masayu menyebut si kembar beralasan tidak bisa mengeluarkan barang pada April 2022. Kakak beradik itu menjanjikan pengembalian dana pada 30 Mei 2022. "Tapi ternyata tidak. Dia kabur dari rumahnya saat itu," ujar Masayu.
Junita Wedaring Tyas, korban lainnya mengaku merugi Rp6,4 miliar dengan total 1.000 unit handphone. Barang yang ditawarkan Rihana-Rihani bukan cuma i-Phone, ada MacBook, Iwatch, dan Airpods.
Baca juga : Si Kembar Rihana-Rihani Lakukan Penipuan Jual Beli iPhone dengan Skema Ponzi
Sebanyak 1.000 unit barang itu dibeli Junita ke Rihana-Rihani untuk dijual kembali. Namun, nyatanya barang itu tidak ada dan pembeli menagih ke Junita yang telah menyetorkan uang ke si kembar.
Junita mengaku juga teman dekat si kembar. Dia mengaku percaya karena sering melihat unggahan Rihana di akun Instagramnya terkait penjualan produk apple sejak 2021.
"Terus saya tanya karena waktu itu yang dijual itu berupa produk, jadi saya lebih nanya ke barangnya sih, benar apa enggak. Karena saya takutnya ini barang black market jadi saya hanya memastikan barangnya ini dari mana," ungkap Junita.
Baca juga : Digugat Delik Tipu Gelap, Korban Kembar Penipu iPhone Minta Perlindungan LPSK
Harga produk apple yang dijual Rihana-Rihani beragam. Seperti I-Phone 12 pro dijual Rp15 juta, padahal di ibox sekitar Rp17-18 juta. Junita tak percaya ternyata menjadi korban penipuan teman sendiri.
"Saya enggak, pikiran bodoh saya ya. Saya pikir mana ada sih temen mau nipu gitu. Apalagi ini teman dekat dan saya kenal sama keluarganya juga. Jadi saya engga mikir jauh waktu itu, benar-benar tanya barangnya benar atau engga," tutur dia.
Polda Metro Jaya akhirnya menangkap pelaku penipuan I-Phone dengan total kerugian Rp35 miliar, Rihana-Rihani setelah hampir satu bulan buron. Mereka diringkus di Apartemen M Town Residence Gading, Serpong, Tangerang pukul 05.00 WIB, Selasa, 4 Juli 2023.
Si kembar masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. Mereka akan ditahan setelah 1x24 jam. (MGN/Z-4)
KORBAN dan Reseller atau pihak yang menjual kembali barang dagangan 'Si Kembar' Rihana-Rihani ajukan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
POLDA Metro Jaya melakukan penggeledahan apartemen tersangka kasus penipuan perangkat elektronik merk Apple, 'si Kembar' Rihana-Rihani di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten
Polda Metro Jaya menggeledah rumah si kembar Rihana-Rihani, tersangka kasus penipuan jual beli iphone yang berada di Ciputat Timur.
Polisi mengungkap alasan Si Kembar Rihana-Rihani menggelapkan mobil rental. Mobil tersebut mereka jual untuk membayar utang kepada sebagian korban penipuan jual beli iPhone.
Polda Metro Jaya mengungkapkan tersangka kasus penipuan penjualan iphone senilai Rp35 miliar Rihana-Rihani alias Si Kembar sempat empat kali pindah tempat tinggal selama menjadi buronan.
Polda Metro Jaya menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam menyidik kasus penipuan penjualan iPhone oleh Rihana-Rihani alias Si Kembar.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
KASUS penipuan dengan modus kabar orang tua meninggal dilaporkan mulai marak terjadi di Kota Depok, Jawa Barat, pada awal 2026.
Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan pemesanan hotel secara daring, menyusul ditemukannya dugaan peretasan.
Modus penipuan berbasis dokumen digital kian merajalela, dan celah yang paling sering dimanfaatkan pelaku justru datang dari sesuatu yang terlihat “normal”, informasi lowongan kerja.
Terlapor meyakinkan bahwa modal kecil dapat berubah menjadi miliaran rupiah dalam waktu singkat dengan janji profit yang fantastis.
ENAM orang ditetapkan tersangka oleh Polresta Yogyakarta karena terlibat sindikat penipuan berkedok asmara (love scamming) jaringan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved