Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan siber yang mengincar dana Tunjangan Hari Raya (THR). Data dari VIDA, sepanjang 2025 menunjukkan adanya lonjakan signifikan kasus penipuan digital yang terjadi tepat menjelang dan saat periode pencairan tunjangan tahunan tersebut.
Momentum ini ditandai dengan meningkatnya aktivitas transaksi dan mobilitas masyarakat.
Kondisi tersebut secara tidak langsung membuka lebih banyak celah bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya di tengah keriuhan persiapan Lebaran.
Founder & Group CEO VIDA, Niki Luhur, menegaskan bahwa teknik penipuan saat ini terus berevolusi seiring dengan penguatan sistem keamanan digital. Para pelaku diketahui terus memantau titik lemah pengguna, terutama pada aspek literasi digital.
"Penipuan selalu beradaptasi. Setiap kali sistem pertahanan diperkuat, pelaku menguji ulang, menyesuaikan teknik, dan kembali dengan metode yang lebih kompleks dan sistematis. Mereka memanfaatkan celah keamanan, kelemahan literasi digital masyarakat, serta momentum tertentu untuk melancarkan aksinya," ujar Niki dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (12/3).
Berdasarkan temuan VIDA, setidaknya ada dua modus utama yang perlu diwaspadai masyarakat pada momen THR kali ini:
Pertama adalah Phishing atau Smishing. Metode ini dilakukan dengan memancing korban untuk mengklik tautan ilegal guna mencuri data pribadi seperti username, password, hingga One-Time Password (OTP).
Pelaku sering kali menyamar sebagai instansi logistik atau menawarkan promo Ramadan palsu. Modus ini juga berkembang melalui penggunaan fake BTS, yang memungkinkan pesan palsu terkirim secara massal dan tampak seolah-olah berasal dari institusi resmi.
Kedua adalah penyebaran Malware. Modus ini menjebak korban untuk mengunduh aplikasi berbahaya dalam bentuk file APK.
Pelaku biasanya mengirimkan dokumen yang tampak relevan, seperti status pengiriman paket atau undangan pernikahan digital.
Jika terunduh, aplikasi tersebut dapat terpasang otomatis dan memungkinkan pelaku mengendalikan perangkat dari jarak jauh, termasuk mengakses informasi finansial yang sensitif.
Niki menekankan bahwa di era digital yang kompleks, penggunaan kata sandi (password) saja tidak lagi cukup.
Sebagai langkah preventif, ia menyebutkan dua aspek utama yang harus dilindungi masyarakat: perangkat fisik (ponsel/laptop) dan identitas biometrik.
Langkah ini krusial mengingat perangkat elektronik kini menjadi pintu gerbang utama menuju layanan finansial. Proteksi tambahan pada perangkat sangat diperlukan agar akses-akses penting tidak mudah dibobol oleh pihak luar.
Sebagai bagian dari edukasi, VIDA terus mendorong gerakan #JanganAsalKlik. Masyarakat diimbau untuk lebih teliti, tidak sembarangan mengklik tautan dari nomor tak dikenal, serta tidak membagikan informasi pribadi kepada siapa pun agar terhindar dari jeratan penipuan digital di hari raya. (Ant/Z-1)
DI tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik global yang memicu lonjakan harga energi dan pangan, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak dalam membelanjakan THR.
Kategori utang mahal meliputi instrumen konsumtif dengan bunga tinggi yang jika dibiarkan akan terus menggerogoti arus kas.
Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan sering kali menjadi pemicu kekambuhan bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
Dokter spesialis anak Leonirma Tengguna mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak ketika bersilaturahmi pada momen Idul Fitri.
Performa rem yang optimal sangat dibutuhkan, terutama saat mobil membawa beban penuh selama perjalanan jauh.
DI tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik global yang memicu lonjakan harga energi dan pangan, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak dalam membelanjakan THR.
Kategori utang mahal meliputi instrumen konsumtif dengan bunga tinggi yang jika dibiarkan akan terus menggerogoti arus kas.
Utang terkelola seperti kredit kepemilikan rumah atau pinjaman dengan bunga rendah yang tidak harus dibayar segera, menurut Rista, tidak selalu harus dilunasi menggunakan dana THR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved