Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Siasat Cerdas Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global: Terapkan Prinsip 3P

Basuki Eka Purnama
12/3/2026 11:24
Siasat Cerdas Mengelola THR di Tengah Ketidakpastian Global: Terapkan Prinsip 3P
Ilustrasi(Dok MI)

DI tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik global yang memicu lonjakan harga energi dan pangan, masyarakat diingatkan untuk lebih bijak dalam membelanjakan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Perencana Keuangan sekaligus Duta Literasi Keuangan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rista Zwestika, menekankan pentingnya sikap waspada agar dana tahunan ini tidak menguap begitu saja untuk kebutuhan konsumtif.

Rista menjelaskan bahwa kondisi ekonomi dunia yang dinamis menuntut masyarakat untuk memiliki ketahanan finansial yang lebih kuat. Sebagai panduan praktis, ia memperkenalkan formula sederhana yang disebut sebagai prinsip 3P: Prioritas, Proteksi, dan Perayaan.

1. Prioritas: Selesaikan Kewajiban Utama

Langkah pertama yang harus dilakukan saat THR cair adalah menetapkan prioritas. 

Menurut Rista, dana THR sebaiknya dialokasikan terlebih dahulu untuk memenuhi kebutuhan pokok yang berkaitan langsung dengan ibadah dan tradisi Idul Fitri.

"Saya biasa menyarankan masyarakat memakai prinsip sederhana yaitu THR sama dengan 3P. Prioritas, proteksi, dan perayaan," ujar Rista, dikutip Kamis (12/3).

Komponen prioritas ini mencakup pembayaran zakat sebagai kewajiban agama, biaya mudik bagi yang merencanakan pulang kampung, serta kebutuhan operasional keluarga selama hari raya. Dengan mengamankan pos ini di awal, seseorang dapat terhindar dari utang setelah Lebaran usai.

2. Proteksi: Mempertebal Dana Darurat

Salah satu poin krusial yang sering terlupakan adalah perlindungan keuangan. Di masa depan yang sulit diprediksi, memiliki cadangan kas jauh lebih berharga daripada mengikuti tren gaya hidup. 

Rista menyarankan agar sebagian THR disisihkan untuk memperkuat dana darurat, terutama bagi mereka yang tabungannya belum mencapai angka ideal.

"Jika dana darurat belum ideal dengan minimal 6-12 bulan dari pendapatan, maka sebagian THR memang sebaiknya dialokasikan untuk memperkuat dana darurat, karena di masa ketidakpastian, cash buffer sering kali lebih penting daripada gaya hidup sesaat," tuturnya menjelaskan.

Selain dana darurat, ia juga menyarankan masyarakat untuk melirik investasi pada aset-aset dengan risiko rendah dan nilai yang stabil (safe haven). 

Pilihan seperti emas, Surat Berharga Negara (SBN), dan reksa dana dianggap cocok untuk menjaga nilai aset di tengah tensi geopolitik yang menegang.

3. Perayaan: Bersukacita Secara Proporsional

Pilar terakhir dari prinsip ini adalah perayaan. Rista menegaskan bahwa menikmati hasil kerja keras melalui perayaan Idul Fitri bersama keluarga tetap diperbolehkan, namun dengan catatan harus dilakukan secara bijak.

Ia mengingatkan agar alokasi dana untuk konsumsi perayaan, seperti jamuan makan atau hantaran, tetap diupayakan agar tidak berlebihan dan sesuai dengan kemampuan finansial masing-masing. 

Dengan menerapkan strategi 3P ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mampu merayakan kemenangan di hari raya, tetapi juga tetap memiliki napas keuangan yang panjang setelah masa libur berakhir. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya