Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz menjadi juara Wimbledon untuk kedua kalinya usai mengalahkan Novak Djokovic 6-2, 6-2, dan 7-6 (4), Minggu (14/7), dan mempertahankan gelarnya di Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Alcaraz kehilangan tiga poin dari kedudukan 5-4, 40/0 di set ketiga saat Djokovic mengancam untuk mulai bangkit dari ketertinggalan.
Namun, petenis Spanyol itu bertahan dengan kuat pada tie-break set ketiga untuk menyelesaikan pertandingan.
Baca juga : Kemenangan Alcaraz Simbolkan Perubahan Generasi
Jika kemenangan lima set Alcaraz pada 2023 melawan Djokovic adalah sebuah pencapaian epik untuk meraih gelar pertamanya di All England Club, pertemuan dalam final tahun ini didominasi oleh petenis berusia 21 tahun itu.
"Ini adalah mimpi bagi saya, memenangi trofi ini," kata Alcaraz dalam upacara penyerahan trofi.
"Dalam sebuah wawancara, ketika saya berusia 11 atau 12 tahun, saya mengatakan impian saya adalah memenangi Wimbledon, jadi saya menebus impian saya."
Baca juga : Djokovic Sebut Alcaraz adalah Perpaduan Talenta Dirinya, Federer, dan Nadal
"Saya ingin terus maju, tetapi merupakan perasaan yang luar biasa untuk bermain di lapangan yang indah ini dan mengangkat trofi yang menakjubkan ini. Ini adalah turnamen terindah, lapangan terindah, dan trofi terindah," lanjutnya.
Dengan kemenangannya dalam tempo 2 jam 27 menit, Alcaraz menjadi orang kedua di Era Open yang memenangi empat final Grand Slam pertamanya -- Roger Federer memenangi tujuh final pertamanya.
Ia juga menjadi orang keenam di Era Open yang memenangi gelar ganda Roland Garros-Wimbledon di tahun yang sama, bergabung dengan Rod Laver, Bjorn Borg, Rafael Nadal, Federer, dan Djokovic dalam daftar elite tersebut.
Baca juga : Kalahkan Djokovic, Alcaraz Jadi Juara Wimbledon untuk Kali Pertama
"Saya pikir berjuang, percaya," kata Alcaraz ketika ditanya tentang bagaimana dia berhasil memenangi Roland Garros dan Wimbledon berturut-turut.
"Merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menjadi bagian dari para pemain yang telah mencapai Roland Garros dan Wimbledon di tahun yang sama. Mereka adalah juara besar."
"Saya belum menganggap diri saya sebagai juara, tidak seperti mereka, namun saya akan tetap mempertahankannya, akan membangun jalan saya, perjalanan saya. Ini adalah kehormatan besar bagi saya," imbuhnya.
Baca juga : Djokovic Jalankan Misi Samai Rekor para Pendahulu
Unggulan ketiga Alcaraz menghasilkan beberapa winner berkelas di tiga set final pada Minggu (14/7), namun konsistensinya terbukti menjadi kunci kemenangannya.
Setelah mematahkan servis Djokovic dua kali pada set pertama, petenis Spanyol itu mengulangi hal tersebut pada set kedua sebelum melupakan kesalahan servisnya untuk merebut set ketiga.
Alcaraz menghasilkan serangkaian sentuhan indah di depan net sepanjang pertandingan dan melakukan servis dengan tepat dalam penampilan yang hampir sempurna. (Ant/Z-1)
Duet Aldila/Ingrid menyudahi perlawanan Baptista/Stearns melalui drama tiga set dengan skor 6-2, 6-7, dan 10-6 di Miami Terbuka.
Jannik Sinner, tampil dominan saat menyingkirkan wakil Bosnia dan Herzegovina, Damir Dzumhur. Sinner menutup laga dengan skor identik 6-3 dan 6-3 dalam waktu 70 menit.
Kompetisi Grup I Zona Asia/Oseania Piala Billie Jean King (BJK Cup) 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung di New Delhi, India, pada 7-11 April mendatang.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin takluk dari pasangan Denmark, Christian Faust Kjær/Rasmus Kjær, melalui pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-12, dan 14-21 di Orleans Masters.
Aldila Sutjiadi akan berduet dengan petenis asal Estonia, Ingrid Neel, yang kebetulan juga tengah mencari rekan duet untuk turnamen level WTA 1000 ini.
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Carlos Alcaraz menelan kekalahan pertama di musim 2026 setelah dihentikan Daniil Medvedev di semifinal Indian Wells.
Daniil Medvedev sukses memutus 16 kemenangan beruntun Carlos Alcaraz untuk melaju ke final Indian Wells 2026. Ia akan menghadapi Jannik Sinner di partai puncak.
CARLOS Alcaraz melanjutkan awal musim yang sempurna sekaligus membalas kekalahan dari Cameron Norrie untuk memastikan tempat di semifinal turnamen ATP Masters 1000 Indian Wells 2026.
Carlos Alcaraz sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.
Carlos Alcaraz memperpanjang rekor tak terkalahkan di 2026, sementara Novak Djokovic harus bermain tiga set untuk melaju ke babak ketiga Indian Wells Masters.
Carlos Alcaraz mengincar gelar ketiga di Indian Wells 2026 dengan modal 12 kemenangan beruntun. Simak pengakuan sang petenis nomor 1 dunia tentang ambisi mengejar rekor Novak Djokovic
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved