Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Tekuk Arthur Rinderknech, Carlos Alcaraz Pertahankan Rekor Sempurna di 2026

Basuki Eka Purnama
11/3/2026 03:59
Tekuk Arthur Rinderknech, Carlos Alcaraz Pertahankan Rekor Sempurna di 2026
Petenis Spanyol Carlos Alcaraz(AFP/CLIVE BRUNSKILL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

LAJU impresif Carlos Alcaraz di awal musim 2026 belum terbendung. Petenis muda asal Spanyol ini berhasil melewati ujian berat dari wakil Prancis, Arthur Rinderknech, di putaran ketiga BNP Paribas Terbuka  di Indian Wells, Selasa (10/3) waktu setempat. Kemenangan ini memperpanjang catatan tidak terkalahkan Alcaraz musim ini menjadi 14-0.

Meski menang, perjalanan Alcaraz menuju babak 16 besar tidaklah mudah. Ia sempat kehilangan set pertama dan tertinggal break di awal set kedua sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan skor akhir 6-7 (6), 6-3, dan 6-2.

Mentalitas Baja di Tengah Tekanan

Rinderknech tampil sangat agresif sejak awal laga. Alcaraz sebenarnya memiliki peluang untuk mencuri set pembuka saat bangkit dari posisi 2/5 menjadi 6/5, namun kesalahan forehand pada titik kritis membuat set tersebut jatuh ke tangan lawan melalui tie-break.

"Dia memainkan tenis terbaiknya, menurut saya, di set pertama, awal set kedua. Bagi saya, itu benar-benar sangat sulit," ujar Alcaraz menanggapi tekanan lawan, sebagaimana dikutip dari ATP.

Petenis berusia 22 tahun tersebut mengakui sempat kesulitan menemukan ritme permainannya. Namun, kematangan mental menjadi pembeda dalam laga ini. 

"Sejujurnya, saya sempat mengalami kesulitan, tetapi saya sangat senang dengan cara saya mengatasi semua yang terjadi. Saya menerimanya, terus maju, tetap kuat secara mental, dan kemudian mencoba melakukan sedikit berbeda. Saya rasa saya mulai bermain lebih solid, menunggu kesempatan saya," ungkapnya.

Kekhawatiran Cedera Pergelangan Kaki

Kemenangan Alcaraz juga sempat diwarnai momen mengkhawatirkan saat ia mengalami salah langkah di awal set kedua yang memengaruhi pergelangan kakinya. 

Kendati demikian, ia tetap mampu mendominasi set kedua dan ketiga dengan mengonversi empat dari sepuluh peluang break.

Meski berencana melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan fisioterapis, Alcaraz optimistis dengan kondisinya. 

"Saya bergerak dengan sempurna di set ketiga, jadi semoga besok akan berjalan lancar," katanya.

Dominasi di Lapangan Keras

Hasil ini mempertegas dominasi Alcaraz yang sebelumnya telah merengkuh gelar di Australian Terbuka dan Doha tahun ini. 

Selain rekor 14-0 di awal musim, ia juga mencatatkan 32 kemenangan beruntun di lapangan keras luar ruangan (outdoor hard court) sejak turnamen Miami tahun lalu.

Di babak 16 besar, Alcaraz akan menghadapi unggulan ke-13, Casper Ruud. Petenis Norwegia tersebut melaju setelah menyingkirkan Valentin Vacherot dengan skor 3-6, 6-3, dan 6-4. 

Alcaraz tercatat unggul 5-1 dalam rekor pertemuan (head-to-head) melawan Ruud. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya